Rapor Pertama Kannel

Beruntung hidup di era teknologi canggih seperti sekarang, dimana aku bisa memantau perkembangan anak kapan saja dan di mana saja. Bahkan, keseruan kegiatan belajar mengajar kini bisa kusaksikan secara langsung lewat video live streaming di akun Instagram sekolah. Grup WhatsApp sekolah pun berfungsi sebagai jembatan komunikasi yang efektif, memungkinkan orangtua tetap mendapatkan dokumentasi aktivitas harian anak selama jam pelajaran berlangsung.

SISTEM EVALUASI

A. UPDATE KESEHARIAN ANAK DI SEKOLAH

Biasanya, evaluasi perkembangan anak dilakukan secara rutin setiap bulan. Hasilnya pun kemudian disampaikan kepada seluruh orangtua, termasuk para wali murid tanpa terkecuali.

Obrolan pesan singkat bersama Wali Kelas TK-A 

Setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda. Karena itu, ketika ada siswa yang belum bisa mengikuti pembelajaran dengan optimal, atau kendala yang terjadi slama pembelajaran pihak sekolah biasanya akan berdiskusi langsung dengan orangtua. Hal ini juga yang dialami Kannel di semester pertama. Ia tampak lebih antusias saat mengikuti kelas kreatifitas dibanding sesi hafalan, sehingga progres muraja'ah-nya tidak secepat teman-temannya yang sudah lebih dulu terbiasa dengan metode Murottal Ummi. Sebagai orangtua, tentu aku ingin Kannel tumbuh menjadi anak yang mencintai Al-Qur’an. Menyekolahkannya di yayasan berbasis Islami adalah salah satu ikhtiar kami. Namun, perjalanan belajar tentu tak selalu mulus. Sebagai gantinya di rumah, aku dan sumi diminta untuk rutin memutarkan bacaan ayat sebagai bentuk pendampingan. Saat anak-anak lain sudah lanjut ke surat berikutnya, Kannel masih berada di An-Naba ayat 10.

Nah, daripada memaksanya mengejar cepat-cepat, aku memilih berdiskusi dengan guru tahfidz untuk mencari solusi terbaik. Akhirnya, kami sepakat memfokuskan hafalan pada surat-surat dasar seperti Al-Fatihah terlebih dahulu, sambil perlahan mengejar ketertinggalan di surat An-Naba. Pendekatan yang dipercaya bisa membuat proses belajar terasa lebih nyaman dan menyenangkan bagi Kannel. Berjalannya waktu, di tahun berikutnya kami memutuskan agar Kannel les mengaji bersama guru Tahfidz di yayasan dan memilih waktu di akhir pekan. Selain sudah berpindah ke bacaan Surat Al-Muzammil, anakku pun sudah naik ke Iqra' 2 dan mulai bisa membaca 2 huruf hijaiyah bersambung.  

B. BAGI RAPOR

Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) : 3191871512

Selama 2 tahun belajar di Yayasan Burtanul Athfal, seluruh evaluasi harian yang dilakukan guru kemudian diakumulasi menjadi laporan perkembangan anak, yang nantinya akan disampaikan kepada orangtua dalam bentuk buku rapor di akhir semester. Cara kerjanya, setiap komponen penilaian yang tercantum dalam rapor tersebut harus disesuaikan dengan program kegiatan yang telah dijalani selama satu periode pembelajaran. Menarik, di akhir semester berikutnya, pihak sekolah juga memberikan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian anak, bukan hanya untuk prestasi akademik tetapi juga perkembangan karakter dan partisipasi aktif mereka dalam kegiatan sehari-hari.

Penilaian dalam program anak usia dini dilakukan oleh guru TK Aisyiyah melalui observasi dan dokumentasi yang didalamnya mencakup analisis beserta review hasil karya anak-anak selama periode pembelajaran. Pada praktiknya, proses ini tentu dilaksanakan dengan pendekatan yang tepat, baik dari sisi metode maupun pemahamannya terhadap kebutuhan perkembangan masing-masing anak.

Selama Kannel mengikuti kegiatan sekolah, ibu guru termasuk wali kelas kemudian memiliki kesempatan untuk memahami kebutuhan belajarnya. Apakah sudah sesuai dengan tahap perkembangan atau masih memerlukan pendampingan tambahan? Yang penting untuk selalu diingat, setiap anak adalah pribadi yang unik dan memiliki potensi istimewa, termasuk Kannel. Karena itu, penilaian yang dilakukan pun disesuaikan dengan karakteristik dan kekuatan masing-masing anak, bukan dengan membandingkannya satu sama lain.

Kali ini, aku ingin membagikan secara detail isi laporan yang diserahkan oleh Wali Kelas selama pembelajaran di sekolah. Adapun teknik penilaian yang digunakan oleh guru TK antara lain:

1. Perkembangan Anak Didik

a. Pengembangan Al-Islam

Pengembangan Al-Islam menjadi salah satu capaian pembelajaran utama di Yayasan ini, dengan tujuan agar setiap anak memiliki fondasi aqidah yang kuat, yang tercermin melalui akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Hal yang sangat kusyukuri adalah perkembangan perilaku Kannel sejak pertama kali masuk hingga sekarang yang menunjukkan perubahan positif dan signifikan. Sikap sopan santun dan adab yang mulai tumbuh dalam dirinya menjadi salah satu bukti nyata dari proses pendidikan yang ia jalani di sekolah.

Sebagai orangtua, aku pun merasakan penilaian yang dilakukan oleh guru. Tak sekadar menilai dari sisi akademik, tapi juga bagaimana perilaku anak terbentuk sebagai cerminan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Penilaian ini juga menjadi bagian dari proses menanamkan nilai-nilai ibadah yang sesuai tuntunan Fiqih, dengan berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis serta keteladanan sejarah Islam. Semua itu turut disampaikan dengan cara yang menyentuh dan mudah dipahami oleh anak-anak seusia Kannel.

Semester 1-2, Alhamdulillah! Ananda Kannel menunjukkan minat dalam pembelajaran keagamaan berupa mengenal Allah SWT melalui ciptaan-Nya. Ia juga dapat mengucapkan kalimat Toyyibah berupa ucapan "alhamdulillah" saat anak mendapatkan kebahagiaan dan mengucapkan "astagfirullah" saat merasa berbuat salah. 

Perilaku akhlakul karimah dalam rangka meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW terlihat pada perilaku sehari-hari ananda Kannel misalnya bersikap jujur dengan mengembalikan barang yang dipinjam dan menunjukkan sikap sabar dengan menahan diri saat sedang antri untuk membaca iqro'...

Semester 3: Melalui kegiatan dan pembiasaan setiap hari, Ananda Kannel mampu mengikuti do'a-do'a sederhana serta menunjukkan sikap sopan santun dalam kegiatan keagamaan. Ananda cenderung pendiam dan masih memerlukan pendampingan untuk meningkatkan fokus dan keaktifan saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Dalam situasi tertentu, Ananda masih perlu bimbingan untuk mengelola emosi saat mendapat arahan atau teguran. Dengan pembiasaan yang konsisten dan pendampingan yang positif, Ananda diharapkan dapat lebih percaya diri, mampu mengelola emosi dengan baik, serta lebih antusias dalam mengikuti kegiatan keagamaan. 

Catatan guru:
Ayah Bunda dimohon untuk terus melanjutkan pembiasaan yang sudah baik dari ananda, baik saat di rumah maupun saat bergaul dengan teman di lingkungan sekitar

b. Capaian Pembelajaran Nilai Agama dan Budi Pekerti

Capaian pembelajaran pada aspek nilai agama dan budi pekerti tentunya diharapkan dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari anak, baik di sekolah, rumah maupun lingkungan sekitar. Anak-anak tidak hanya dikenalkan pada ajaran agama, tetapi juga diajak untuk mempraktikkannya secara nyata. Mulai dari menjaga kebersihan, kesehatan, hingga keselamatan diri sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Selain itu, Kannel dan teman-teman di sekolah juga belajar bagaimana cara menghargai sesama melalui sikap santun dan akhlak mulia, serta menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap semua makhluk ciptaan Allah termasuk binatang, tumbuhan, dan lingkungan alam di sekitar mereka. Pembelajaran ini menjadi bekal penting untuk membentuk pribadi yang beriman, peduli dan bertanggung jawab sejak dini.

WALI KELAS

...Kompetensi Ananda Kannel yaitu percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, mulai mengenal dan mempraktikkan ajaran pokok sesuai dengan agama dan kepercayaannya. 

Semester 1: Kannel nampak berkembang dengan baik di mulai dengan melakukan kegiatan menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Tampaknya, hal ini terlihat pada kebiasaan Ananda saat membuang sampah pada tempatnya dan ikut membersihkan alat main yang digunakan pada tempat semula hingga rapi kembali.

Ananda Kannel berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, kesehatan dan keselamatan diri sebagai bentuk rasa sayang terhadap dirinya dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagaimana yang nampak ketika mencuci tangan sebelum makan, merapihkan kembali peralatan makanan selesai digunakan. Ananda juga menunjukkan menyayangi makhluk lain sesama ciptaan Allah SWT misalnya dengan tanaman dan hewan yang ada di lingkungan sekolah...

Semester 2: Kannel sudah menunjukkan perilaku patuh terhadap ajaran agama. Ia mulai memahami nilai-nilai agama seperti kasih sayang, kejujuran dan sopan santun. Dalam berinteraksi dengan teman, Kannel mulai memahami identitas diri dan menunjukkan rasa bangga akan dirinya sendiri, pun dalam mengekspresikan perasaan maupun pendatpatnya dengan cara positif.

Semester 3: Kannel menunjukkan perkembangan yang baik dalam aspek nilai agama dan budi pekerti. Ia mampu mengikuti kegiatan keagamaan dengan antusias seperti membaca do'a-do'a pendek, mengucapkan salam serta mengikuti praktik ibadah sederhana dengan bimbingan. Ananda Kannel mulai memahami perbedaan perilaku baik dan kurang baik serta berusaha menerapkan sikap yang sesuai tuntunan seperti sopan, jujur dan menghargai teman.

Dalam kegiatan sehari-hari, Ananda Kannel menunjukkan kepedulian kepada teman, mampu bekerjasama serta mau membantu ketika diminta. Ia juga mulai terbiasa meminta maaf saat melakukan kesalahan dan menunjukkan usaha untuk memperbaiki diri. Sikapnya yang semakin matang dalam berinteraksi dan memahami nilai-nilai kebaikan menjadi tanda bahwa perkembangan spiritual dan moralnya berjalan positif. Ananda Kannel diharapkan terus mempertahankan dan meningkatkan sikap baik yang sudah dimilikinya. 

Perkembangan karakter Kannel membutuhkan proses dan keteladanan. Dengan kerjasama yang baik antara sekolah dan orangtua, diharapkan nilai agama dan budi pekerti Ananda Kannel dapat berkembang secara optimal. 

GURU TAHFIDZ

PROGRAM ANAK SHOLEH

...Alhamdulillah, capaian perkembangan yang dikuasai Ananda Kannel diantaranya:

1. Hafalan surat pendek: At-Takatsur
2. Membaca Iqro': Jilid 2 Halaman 3 (Iqro' 2)
3. Surat Pilihan: Al-bawarah ayat 255 dan;

a. Hafalan Surat An-Naba: ketercapaian JAYYID

...Ananda Kannel mampu menghapal 10 ayat di surat An-Naba dan murojaah surat-surat pendek seperti Al-Fatihah... 

Nilai:
Mukhrojal Huruf: B (Baik)
Thafidz (Kelancaran Hapalan): B (Baik)
Akhlak: A (Sangat Baik)

Catatan guru:
Di semester awal, Dalam kegiatan murojaah (membaca surat pendek, do'a harian dan hadist), Ananda masih perlu bimbingan. 

Di semester genap, Kannel masih suka terlihat diam dan perlu ditingkatkan lagi. 

PR:
Orangtua diharapkan untuk terus mendukung perkembangan Kannel di rumah dengan memberikan stimulasi yang sesuai dengan usianya. Dan penting untuk terus memberikan apresiasi dan juga dukungan positif kepada anak agar ia semakin percaya diri. 

Di semester berikutnya:

b. Hafalan Surat Al-Muzzamil: JAYYID JIDDAN

...Ananda Kannel sudah mampu menghapal 15 ayat pada surat Al-Muzzamil dan masih tetap perlu murojaah dirumah...

dengan kelancaran hapalan yang sangat baik (A).

C. Capaian Pembelajaran Jati Diri

Selanjutnya, capaian pembelajaran terkait jati diri difokuskan untuk membantu anak mengenal dan memahami dirinya, baik sebagai individu maupun bagian dari kelompok sosial. Sebagai individu, Kannel diajak menyadari apa yang ia sukai, mengenali kelebihan yang dimilikinya serta memahami ciri-ciri fisiknya. Sementara dalam konteks sosial, ia diperkenalkan pada latar belakang suku, agama, dan komunitas tempat bertumbuh, sebagai langkah awal membangun rasa percaya diri dan identitas diri yang kuat.

Semester 1:

...Perkembangan sosial emosional Ananda Kannel berkembang baik. Ananda sudah mau bermain dengan teman seusianya. 

Ananda Kannel menunjukkan kemampuan dalam mengenali dan mengelola emosi diri, Ananda dapat menahan diri dan dapat mengomunikasikan pendapat dengan berbicara. 

Kemampuan fisik motorik dan mengenal ciri fisik terlihat saat kegiatan pengalaman motorik kasar di halaman. Ananda dapat menaiki tangga setengah lingkaran dan Ananda dapat mengikuti kegiatan kolase dengan potongan kertas origami, dalam kegiatan melempar dan menangkap bola dengan dua tangan secara tepat Ananda masih perlu bimbingan...

Semester 2:

... Kannel menujukkan perkembangan yang positif dalam aspek jati diri dalam peningkatan rasa percaya diri, kemandirian, kemampuan bersosialisasi maupun pengendalian diri...

Catatan guru:

Ayah Bunda dapat menambahkan kesempatan bagi ananda Kannel untuk melakukan kegiatan motorik halus saat di rumah terutama keterampilan motorik halus untuk menguatkan otot-otot jari tangan serta meningkatkan fokus serta keberanian bereksplorasi di bawah pengawasan orang dewasa yang dikenal. 

Semester 3: 

... Kannel menunjukkan perkembangan jati diri yang baik. Ia mulai mengenali dan mengekspresikan perasaannya dengan tepat serta mampu menunjukkan rasa percaya diri saat berpartisipasi dalam kegiatan kelas. Kannel dapat berinteraksi dengan teman sebaya dan guru secara sopan, mau berbagi serta mulai memahami aturan yang berlaku di lingkungan sekolah. Ia juga menunjukkan kemandirian dalam kegiatan sehari-hari seperti merapikan alat bermain dan menyelesaikan tugas sederhana. 

Secara keseluruhan, perkembangan jati diri Kannel berkembang sesuai tahap usianya. 

Proses pembentukan jati diri membutuhkan waktu dan pendampingan yang penuh kesabaran. Dengan kerjasama yang baik antara sekolah dan orangtua, Ananda Kannel diharapkan tumbuh menjadi yang percaya diri dan bertanggung jawab.

D. Capaian Pembelajaran Dasar-dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa dan Seni

Capaian pembelajaran ini umumnya ditandai dengan kemampuan literasi, yaitu mengenali dan memahami informasi serta mengungkapkan perasaan dan pikiran secara lisan, tulisan, atau melalui berbagai media. Di kelas, fokus utamanya adalah menumbuhkan minat pra-menulis dan pra-membaca. Selain itu, Kannel juga diajak mengenal konsep pra-matematika sebagai bekal untuk memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Aspek lainnya mencakup pengembangan cara berpikir berbasis STEAM dengan mendorong rasa ingin tahu melalui observasi, eksplorasi dan eksperimen. Kannel bersama yang lain juga dibekali keterampilan abad ke-21 yang mencakup kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.

Semester 1:

...Alhamdulillah Ananda Kannel menujukkan kemampuan literasi, hal ini terlihat saat kegiatan tanya jawab setelah ananda diajak mengamati dan mendengarkan cerita. Demikian juga setelah dibacakan buku cerita, Ananda dapat memahami isi buku cerita dengan menjawab suasana di peternakan yang terdapat aneka binatang sesuai dengan buku cerita yang dibacakan yaitu tentang suasana peternakan. 

Kemampuan berpikir STEAM berkembang dengan baik. Hal ini tampak ketika Ananda dapat berhitung kemudian mewarnai lingkaran sesuai dengan jumlahnya dan menyusun puzzle buah jeruk... 

Dalam mengurutkan hewan dari yang besar ke yang kecil Ananda berkembang dengan baik. 

Semester 2:

...Kannel menunjukkan minat yang besar dalam kegiatan literasi dan STEAM. Ia senang mendengarkan cerita, menggambar bebas dan menceritakan isi gambar yang sudah dibuatnya bahkan menyusun huruf acak dengan semangat. Kannel juga mulai memahami konsep dasar matematika seperti menghitung dan mengenal bentuk. Kreativitasnya sangat terlihat dalam kegiatan seni, dimana Kannel sering membuat karya yang imajinatif dan unik... 

Catatan guru:
Ayah Bunda dapat meningkatkan kemampuan pra-membaca dan pra-menulis Ananda Kannel dengan menyediakan bahan bacaan di rumah dan menyepakati jadwal rutin untuk membaca buku bersama. Misalnya saat istirahat di sore hari atau di malam hari menjelang tidur. 

Semester 3:

... Alhamdulillah Kannel menunjukkan perkembangan yang seusia dengan tahap usianya pada dasar-dasar literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa dan seni. Ananda mampu mengikuti kegiatan pembelajaran dengan cukup baik, mengenal konsep dasar serta menyelesaikan tugas sederhana dengan pendampingan. Dalam kegiatan matematika, Ananda sudah mulai menulis angka meskipun pada beberapa kesempatan arah penulisannya masih perlu dibimbing. Ananda masih memerlukan stimulasi dan bimbingan berkelanjutan agar semakin terampil, percaya diri dan berkembang secara optimal... 

E. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Projek penguatan Profil Pelajar Pancasila bertujuan untuk mewujudkan anak didik yang memiliki profil pelajar pancasila. Hal ini ditandai dengan perilaku anak yang mencerminkan sikap antara lain:

  1. Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlaq mulia
  2. Berkebhinekaan Global
  3. Bergotong royong
  4. Bernalar kritis
  5. Kreatif
  6. Mandiri
Untuk mewujudkan hal tersebut, maka sekolah melaksanakan program penguatan melalui kegiatan projek dengan mengembangkan tema-tema yang ditetapkan oleh Kemendikbud seperti projek Festival Dolanan Anak sesuai tema Aku Cinta Indonesia dan projek Gelar Karya sesuai tema Imajinasiku

...Ananda Kannel telah menunjukkan kemampuan profil Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan melakukan sholat subuh bersama. 

Catatan guru:

Saat kegiatan praktek sholat, Ananda Kannel masih perlu bimbingan dan kegiatan membaca Iqro'.

Ayah Bunda di rumah dapat memperkuat sikap berkebhinekaan global bagi Ananda Kannel dengan bercerita tentang ragam agama, suku, budaya, adat istiadat yang ada di Indonesia bahkan di dunia dan sikap saling menghormati sesama tanpa harus mengikuti ritual agama lain. 

F. Capaian Pembelajaran Kokurikuler "Kegiatan Milad IGABA"

Seringkali masih berkaitan dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka di poin E, diketahui, Kokurikuler merupakan kegiatan pembelajaran di luar jam kelas (intrakurikuler) yang dirancang untuk memperkuat, memperdalam, atau memperkaya materi pelajaran, serta mendukung pengembangan karakter siswa agar lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan nyata .Kegiatan ini dimaksud untuk menjembatani teori yang selama ini diterapkan di dalam kelas berbarengan dengan praktik di lapangan, dimana hal tersebut dapat membantu anak-anak agar bisa menguasai kompetensi secara utuh melalui pengalaman bermakna seperti studi tur, bakti sosial atau proyek sederhana. 

Melalui Kegiatan Milad IGABA yang diadakan setiap tahunnya, Kannel jadi punya pengalaman belajar langsung yang dapat mendukung perkembangan sosial, kemandirian dan wawasan tentang lingkungan selama berada di area kegiatan tersebut.  

...Ananda Kannel menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang baik selama kegiatan. Ia mampu mengikuti arahan guru, mematuhi aturan selama kegiatan serta menjaga sikap tertib dan sopan. Ananda Kannel aktif mengamati berbagai kegiatan dan lingkungan sekitar, menunjukkan rasa ingin tahu dengan bertanya dan menanggapi penjelasan sederhana. Ia juga dapat berinteraksi dan bekerjasama dengan teman selama kegiatan berlangsung. 

Comments