Rakor Sekretariat: Glamping hingga Off-Road di Subang
Hari Pertama
Liburan berbalut Rapat Koordinasi antara Sekretariat Komisi XI DPR RI bersama Sekretariat BSBI tahun ini mengusung tema Meningkatkan Energi dan Memperkuat Kolaborasi di Bandung, Jawa Barat. Dimana, Badan Supervisi Bank Indonesia adalah sebuah lembaga/badan yang dibentuk untuk membantu Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam melaksanakan fungsi pengawasan di bidang tertentu, salah satunya Bank Indonesia. Oleh karenanya, kegiatan kebersamaan pun rutin diadakan setiap tahun. Bahkan, kali ini sukses membawa experience baru bagiku yang selama ini hanya berpapasan di event FGD bersama Tenaga Ahli, staff hingga orang-orang yang bekerja di Setkom-11 dan kini bisa berbaur dengan mereka untuk 3 hari ke depan. Judul pertama kali pun sukses mengantarku ke hal-hal seperti:
1. Naik WHOOSH
Berangkat dari KCIC Halim menggunakan Whoosh, rombongan Sekretariat yang berjumlah 45 orang kemudian siap-siap untuk berpindah kota ke kawasan yang kerap dijadikan destinasi akhir pekan untuk menghabiskan liburan singkat. Saking singkatnya, perjalanan yang biasa ditempuh berjam-jam, kini hanya membutuhkan waktu sekitar 40 menit menggunakan kereta cepat.
Dikutip dari laman Wikipedia, Whoosh berasal dari singkatan kata Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat; dikenal sebagai Kereta Cepat yang hanya dan baru beroperasi di rute perjalanan Jakarta–Bandung. Diketahui, Whoosh merupakan sistem kereta api berkecepatan tinggi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Saking cepatnya, konon durasi operasional mencapai 350 km/h dan memiliki relasi Tegalluar Summarecon—Halim.
Terbukti, bengong dikit tiba-tiba sudah di Stasiun Padalarang, Kab. Bandung Jawa Barat.
Alas Daun Lembang
1. Santapan khas Sunda
Setibanya di Bandung, tempat yang pertamakali dituju adalah Saung Sunda.
Yang menarik, setiap pengunjung yang datang wajib menyantap masakan khas Jawa Barat beralaskan daun pisang, sesuai dengan nama restonya Alas Daun. Ada lalapan, nasi liwet di bakul, tempe mendoan dan teh tawar hangat, hidangan khas saung sunda yang tidak ada duanya. Dan yang tidak bisa didapat di tempat lain, sajian tahu susu Lembang yang begitu lembut di lidah saat disantap langsung di daerah asalnya.
Astro Highland Ciater
2. Glamping
Menempuh perjalanan yang cukup jauh dari Padalarang menuju Subang, akhirnya rombongan pun tiba di malam hari.
Begitu tiba, senang rasanya disambut dengan pemandangan ala Disney kearifan lokal khas Ciater-Subang. Kemudian, aku bersama rombongan diangkut menggunakan wara-wiri ke tenda glamping sesuai pembagian kamar yang sudah ditentukan oleh panitia.
Seperti aku yang semula ditaruh di Hobit Glamp, kemudian bersama 3 rekan lainnya dipindahkan ke tenda glamping Snail yang ukurannya jauh lebih besar dan dekat dengan lokasi acara.
Jauh dari polusi, suasana malam hari disini begitu dingin seperti merasa dekat dengan rembulan yang bersinar tepat di atas kepala. Bahkan view malam hariku dihadapkan dengan pemandangan kota yang disorot dari atas bukit. Seolah, lelah seharian di perjalanan pun terbayar dengan sejuknya suasana Ciater di malam hari.
Hari Kedua
Keesokan harinya, sebelum berangkat ke Noah's Park Lembang, sarapan pagipun dibuka oleh satu-satunya perwakilan Anggota BSBI yang turut hadir diikuti oleh Kepala Sekretariat Badan Supervisi Bank Indonesia dan ditutup oleh Kepala Sekretariat Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Noah's Park Cikole
Suasana pagi dihiasi oleh kencangnya tiupan angin dan riuhnya hujan, persis membuat Ciater terasa begitu kaku. Kawasan kebun teh dan tanaman strawberry disekitar seolah meninggalkan embun dengan hawa-hawa khas kaki gunung disusul kabut kelam menghiasi langit pagi. Lantas, itinerary yang sudah disusun untuk menjelajah wisata alam Lembang tetap harus terlaksana meskipun cuaca dianggap tidak begitu mendukung, bahkan panitia tidak kehabisan akal hingga rombongan kemudian diminta untuk menggunakan mantel plastik selama permainan outdoor berlangsung.
3. Memanah
4. Luge Kart
5. ATV (All Terrain Vehicle)
Sensasi menunggangi ATV di medan off-road atau jalan tanah membuat nyali Solok-Padang tiap mingguku langsung menciut. Seketika skill yang sudah terlatih sejak 2010 tersebut hilang bak di telan ombak kala menempuh satu kali track dengan tikungan tajam, disusul dengan turunan ekstrim dan permukaan medan yang tidak rata. Tanpa berpikir panjang, aku memutuskan mundur dan memilih dibonceng oleh peserta lain.
Usai menguji adrenalin dengan ragam permainan outdoor yang berhubungan dengan becekan dan alam, lantas sebelum masuk ke aktivitas lainnya, terlebih dahulu rombongan bergeser ke Sindang Reret Cikole untuk ishoma lalu melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya yang dianggap sebagai puncak acara.
Curug Mandala
6. Off-Road
Video & foto kebersamaan Sekretariat Komisi XI DPR-RI dengan Sekretariat BSBI
Ada yang memilih untuk melanjutkan perjalanan dengan berburu oleh-oleh khas Lembang, namun tidak sedikit juga memilih untuk beristirahat ke tenda penginapan sembari membersihkan diri untuk perseiapan acara berikutnya, yaitu kegiatan kebersamaan dibarengi dengan api unggun, home band, doorprize hingga menjadi malam yang panjang serta menutup acara selama berlibur di Bandung.
Kec. Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat
41281





Comments