Dinner di VIP Lounge Hotel Bintang 5 Surabaya

Usai mendarat di Juanda International Airport untuk pertama kalinya, ada sedikit drama bagasi yang membuatku mau tidak mau ketinggalan dari rombongan. Bekerja untuk pejabat negara sekelas Ekonom RI, menaruh koper di bagasi saat melakukan perjalanan dinas luar kota dirasa bukanlah hal yang tepat. Walau sudah dibantu oleh KPw BI Jawa Timur, namun aku bersama Sekretariat lainnya dituntut bekerja dan tiba selangkah lebih awal dari rombongan yang dikawal. Bahkan untuk bisa sampai di hotel, lalu check-in kamar penginapan yang telah dipesankan satu per satu. 

Hotel The Westin Surabaya

Makan di VIP Lounge lt.39 dengan city light Surabaya

Part paling menyenangkan selama bekerja di sebuah lembaga keuangan untuk Bank Central, aku kerap bepergian ke tempat-tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya hingga punya experience yang tidak semua orang bisa dapatkan. Seperti bolak-balik menggunakan pesawat terbang kelas A dari satu kota ke daerah lainnya, di kawal masuk ke Bandara hingga pesawat tanpa harus mengantri, bertemu dan disambut oleh protokoler dan dijamu pejabat setempat hingga tidak perlu print tiket apalagi mengantri beli oleh-oleh. Bahkan, yang paling menyenangkan bisa menginap dan makan di restaurant bintang lima sesuai dengan table manner. 

Untuk pertama kalinya, aku berkesempatan makan di VIP Lounge, kawasan terbatas di lantai paling atas bangunan tinggi yang disajikan oleh Hotel Bintang Lima di Surabaya dan diperuntukkan hanya untuk pengunjung dengan tipe kamar penginapan tertentu. 

Appetizer

Appetizer merupakan hidangan pembuka yang disajikan dengan porsi kecil. Bisa dibilang, ini menjadi hidangan pembangkit selera makan sebagai makanan pemula sebelum main course. Dibuka dengan hidangan appetizer Bread and butter yang disajikan dalam porsi kecil, minimal untuk satu atau dua gigitan (bit size) dengan komposisi yang sudah diatur sebanyak 50-75 gram, aku mulai terlena! Ternyata ini rasanya menyantap makanan yang langsung dimasakin chef. 

Belum habis sampai disitu, kemudian pramusaji yang ditemani oleh chef pun kembali masuk ke ruangan sembari membawa hidangan appetizer hote selanjutnya, Soup Pumpkin Cauliflower. 

Main Course

Beralih dari satu hidangan ke hidangan lainnya, lalu disusul sajian Main Course potongan Sake salmon sashimi fresh from the oven seperti di film-film.

Tidak hanya menyajikan potongan ikan mentah, kemudian hidangan lainnya pun ditampilkan berupa makanan tradisioanl bebek panggang dikemas se-modern mungkin ala-ala Bintang Lima. Sebagai pengganti karbo, mashed potato yang sebelumnya dijadikan pendamping protein hewani pun diganti menggunakan nasi putih lengkap dengan sambel dan taburan bawang goreng di permukaan. 

Dessert

Dessert merupakan hidangan penutup yang disajikan setelah hidangan utama (main course) atau biasa disebut dengan hidangan pencuci mulut. Fungsi dessert disajikan sebagai hidangan menyegarkan setelah menyantap hidangan utama yang kadang memiliki aroma atau rasa yang amis serta menghilangkan rasa enak. 

📍The Westin Surabaya
Jl. Raya Lontar No.2, Lontar, Kec. Sambikerep, Surabaya, Jawa Timur
60216

Comments