Kurikulum di Sekolah TK

Kurikulum Taman Kanak Kanak Aisyiyah 13 dikembangkan dan diadaptasi berdasarkan kurikulum Departemen Agama dan Kurikulum TK yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional.
Selama proses belajar mengajar, menariknya metode yang diterapkan dalam mengantarkan materi kegiatan belajar di sekolah menggunakan metode Happy Learning dimana para guru berusaha menciptakan proses belajar mengajar yang fun, memberi tantangan serta memotivasi anak-anak di sekolah untuk aktif, kreatif dan mempunyai rasa ingin tahu cukup tinggi.
Adapun kurikulum yang diberikan selama proses belajar mengajar di sekolah ialah:
1. Agama
Kegiatan belajar agama dilaksanakan dengan metode bermain, bererita, demonstrasi dan dramatisasi (bermain peran). Praktek langsung dilaksanakan dengan menitikberatkan pada penanaman budi pekerti (akhlaqul karimah), hafalan surat pendek, hafalan do'a sehari-hari hingga hafalan hadist beserta artinya.
Serta pengenalan huruf hijaiyah dengan metode iqro', kegiatan wudhu dan praktek shalat berjamaah yang dilakukan setiap hari di Aula ruang kelas. Pengajar juga turut mengajarkan pada anak-anak agar gemar bersedekah melalui kebiasaan berinfak. Selan itu, dengan adanya kegiatan keagamaan maka anak-anak dapat meneladani sifat-sifat nabi dan mengerti akan makna hari besar keagamaan.
2. Pembiasaan
Pembiasaan merupakan suatu kegiatan yang akan terbiasa dilakukan oleh anak-anak setiap hari di dalam kehidupan nyata. Metode ini diharapkan agar anak terbiasa melakukan hal-hal seperti berdo'a sebelum melakukan sesuatu, ibadah, berbiasa mengikuti aturan dan dapat hidup bersih, mulai belajar membedakan benar dan salah, menyapa dan memberi salam bila bertemu oranglain dan terbiasa berperilaku terpuji.
3. Bahasa
Ketika seorang anak bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, mereka dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan baik. Nah, salah satu cara berkomunikasi adalah melalui bahasa verbal dalam bentuk Bahasa and in English.
Pembelajaran siswa di Taman Kanak-kanak adalah mengarahkannya agar memiliki kemampuan mendengar yang baik sehingga mampu memahami instruksi yang diberikan, berani mengungkapkan pendapat dan mengekspresikan perasaan melalui kata-kata. Bahkan, pengembangan kemampuan berbahasa turut diberikan melalui aktivitas harian seperti mendengarkan, berbicara, bermain, bernyanyi dan bercerita.
4. Kognitif
Pengenalan konsep matematika dan angka berguna untuk menumbuhkan kemampuan memecahkan masalah (problem solving) serta berpikir logis dan sistematis. Dengan penyajian yang menarik berdasarkan konsep bermain sambil belajar melalui audio visual, komputer dan dramatic play.
5. Fisik Motorik
Keterampilan dan kretifitas merupakan salah satu kegiatan yang menarik bagi anak. Selain mengasah motorik halus dan melatih koordinasi mata dan tangan, kegiatan keterampilan juga bisa merangsang anak untuk lebih kreatif. Di samping itu, kegiatan ini juga memupuk kesabaran, estetika atau keindahan, juga meningkatkan rasa percaya diri yang tinggi serta keberanian untuk mencoba hal-hal baru.
6. SeniSetiap makhluk hidup pasti akan bersinggungan dengan seni diketahui sangat luas makna dan cakupannya.
Dengan kegiatan ini, anak akan mampu mengekspresikan diri dan berkreasi dengan berbagai gagasan imajinasi dengan dengan menggunakan berbagai media/bahan hingga menjadi suatu karya seni, seperti dapat menggambar dan mewarnai, mengekspresikan diri dalam bentuk gerak sederhana hingga mampu menyanyi dan memainkan alat musik.
Selain kurikulum di atas, TK AISYIYAH-13 juga mengembangkan kurikulum lokal seperti:
a. Membaca dan Menulis
Kegiatan membaca dan menulis sengaja diperkenalkan kepada anak didik sejak dini dengan tujuan untuk membimbing anak agar bisa membaca dan menulis serta membiasanya mereka supaya gemar membaca.
b. Olahraga
Kegiatan ini dilakukan setiap hari rabu sebagai kegiatan pendahuluan dan pada hari tertentu dilaksanakan senam pagi bersama. Kegiatan olahraga yang sesuai sengaja dilakukan guna membantu anak-anak mengembangkan motorik kasar, meningkatkan fungsi tubuh, koordinasi gerak mata, tangan, kaki serta meningkatkan kemampuan anak dalam berakifitas.
c. Ekstrakurikuler
Program ini bertujuan untuk mengembangkan potensi anak-anak sejak dini. Ekstrakurikuler ini terdiri dari memainkan alat musik angklung, menggambar, menari, melukis dan marching band.
d. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
Anak-anak akan mendapatkan pemeriksaan rutin setiap bulannya dan pertolongan pertama pada kecelakaan apabila ada kondisi darurat yang memerlukan penanganan ahli medis.
e. Perpustakaan
Sekolah turut menyediakan perpustakaan yang berguna bagi anak-anak juga para orangtua untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuan melalui koleksi buku yang tersedia di sekolah.





Comments