Kunker Supervisi ke daerah

Foto Sekretariat BSBI bersama Ka KPw BI Prov. Kepri bpk. Suryono

Salah satu program kerja BSBI di Tahun 2024 yang telah disetujui oleh Komisi XI DPR-RI ialah melakukan Kunjungan Supervisi ke daerah terkait visitasi pencapaian IKU. Jika sebelumnya merencanakan kunker ke Kalimantan Timur dan dijadwalkan mendatangi Ibukota Nusantara (IKN), lantas lokasi pertama yang didatangi justru Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, daerah yang terletak di salah satu kepulauan Indonesia hingga berbatasan dengan negara tetangga Singapura, Batam. 

1. Kunjungan KPw BI Provinsi Kepulauan Riau

Tiba di Bandara Hang Nadim International Airport, aku beserta rombongan kemudian disambut oleh protokoler BI yang bertugas di kantor perwakilan, tanpa kecuali Pimpinan KPw BI Kepri bpk. Suryono yang turut hadir dan langsung menanti di Bandara. Seperti biasanya saat melakukan kunjungan daerah, sebelum disibukkan dengan perjalanan dinas terlebih dahulu Anggota dan Sekretariat BSBI dijamu ke tempat makan setempat Martabak HAR (Royal) yang saat itu berlokasi di Ruko Kampus UNIBA2,  Komplek Bumi Indah, Jalan Imam Bonjol Blok B No.10, Lubuk Baja Batam. 

Usai menyantap sajian khas India, kemudian rombongan diboyong untuk melaksanakan kegiatan pertama sesuai dengan rundown yang telah disusun yaitu Penyampaian Laporan terkait Pertanggungjawaban KPw BI Prov. Kepri terhadap Badan Supervisi Bank Indonesia.

Usai membedah sekitar 75 halaman terkait laporan yang berisi tentang advisory inflasi hingga pembedahan materi tentang perluasan digitalisasi sistem pembayaran lalu bertukar cindera mata (plakat) dan berakhir dengan foto bersama, selanjutnya rombongan diantar ke penginapan dan check-in kamar Hotel Radisson Batam.

2. Kunjungan UMKM & Industri Kreatif

a. Rumah Tenun Batik Arios

Di hari kedua kunjungan kerja, lokasi pertama yang kemudian dituju adalah pembuatan kain tenun dan batik, salah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang terletak di Jln. Plamo Garden Blok F3 no.10. Baloi Permai. Batam. 

Diketahui, Batik yang menjadi identitas Budaya Indonesia lantas diproduksi oleh UMKM Batam, which is selama ini yang kita tahu begitu lekat dengan khas Pekalongan. Bahkan jika dikulik lebih dalam, penggunaan kata batik sendiri berasal dari aksara Jawa. 
Batik (bahasa Jawa: (Hanacaraka): ꦧꦛꦶꦏ꧀, translit. Bathik).
Bahkan, pengerajin yang bekerja di Batik Arios sendiri merupakan warga lokal yang tumbuh di Kepulauan Riau, bukan orang Jawa yang sedang bertransmigrasi ke Sumatera, namun bisa berkreasi sedemikian rupa menghasilkan corak dan kreasi kain layaknya pengerajin di Jawa yang belajar otodidak dari kelas pelatihan yang diikuti. 

b. Tottles Bakery

Kunjungan kedua ialah mendatangi pabrik pembuatan jajanan pasar dan kue tradisional, salah satu UMKM yang berkembang pesat hingga sudah membuka cabang di 4 tempat sekitaran Kota Batam. Selayaknya mengunjungi pabrik, setiap pengunjung diwajibkan steril dengan menggunakan masker wajah dan rambut. Disambut langsung oleh owner yang mewarisi usaha orangtuanya, setelah dikenalkan dengan sejarah terbentuknya hingga dijelaskan dengan perjalanan bisnis sampai bisa sukses dan sudah mempekerjakan puluhan karyawan, akhirnya Anggota BSBI beserta rombongan diperkenankan untuk menyaksikan proses pembuatan yang tidak jauh dari toko kue Tottless Bakery sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja ke daerah.

c. Nongsa Digital Park 

Setelah berkeliling mengunjungi UMKM kain batik lalu toko kue tradisional, terkahir rombongan berpindah tempat untuk mengunjungi Industri Kreatif Nongsa Digital Park. Diperkenankan untuk mengunjungi Studio Animasi maupun production office yang menjadi salah satu kawasan terintegrasi untuk bisnis digital, diketahui bangunan yang dioperasikan oleh Citramas Group tersebut dibuat dengan tujuan untuk menjadi gerbang ekonomi digital Indonesia, salah satunya adalah ruang yang ditujukan untuk anak muda kreatif yang bergerak dan memiliki fokus di bidang pengembangan Data Center, pendidikan untuk menciptakan talenta digital, co-worker space hingga industri kreatif untuk perfilman serta studio animasi dan pariwisata yang dipercaya bisa memicu pertumbuhan Ekonomi berkelanjutan.

Infinite Studios


Dikelola oleh PT Kinema Systrans Multimedia yang juga dikenal dengan Infinite Frameworks (IFW) Studios, Infinite Studios merupakan perusahaan media hiburan dan layanan kreatif terintegrasi yang memproduksi film, TV, dan konten media baru untuk pemirsa global. 

Lokasi syuting pembuatan film indoor di Studio Batam

Bukti nyata Indonesia tak kalah hebat dan mendunia, Infinite Studios turut sukses menggarap konten digital, support untuk proses post-production visual effects hingga pembuatan animasi. Salah satu karya yang paling dilirik adalah tontonan Cocomelon yang tayang di Netflix dengan mempekerjakan karyawan secara remote (work from home) dan tersebar di hampir seluruh Indonesia hingga mancanegara, diketahui perusahaan yang berafiliasi dengan studio di Singapura ini mempekerjakan 30-40% diantaranya anak muda berbakat yang berasal dari Batam. 

Lokasi syuting pembuatan film outdoor

Dalam proses produksi film yang sedang digarap, tidak jarang Infinite Studios memproduksi puluhan film, termasuk film Barat oleh pembuat film Hollywood dan serial televisi HBO. Sebut saja tayangan OTT Losmen Melati yang tayang di CATCHPLAY, Crazy Rich Asian, Hitman Agent 47, Equals yang dimainkan oleh Kristen Stewart hingga film Blackhat yang diperankan oleh Chris Hemsworth. 

Comments