Meraba-raba produk perawatan wajah, dari SkinCam hingga belanja skincare
Dulu, punya perawatan tubuh mahal menjadi pride tersendiri bagiku meskipun produk-produk tersebut hanya akan menjadi pajangan semata di meja rias. Semakin kesini, mindset pun berubah.
Percuma punya perawatan kulit dan tubuh bagus tapi tidak rutin menggunakannya.
Bahkan, menggunakan produk bertahun-tahun tanpa mempedulikan expired date adalah hal yang ku lakukan beberapa tahun terakhir.
SkinCam
Sebelum check-out produk di e-Commerce, aku terlebih dahulu mencoba mendeteksi permasalahan kulit di aplikasi Shopee SkinCam.
![]() |
| Skor penilaian wajahku menggunakan Shopee SkinCam |
Dari sekian banyak permasalahan, yang menjadi redflag di area wajah adalah soal kekencangan kulit. Mencapai angka 5.0/10 dari skor rata-rata, bertambahnya usia usai menginjak angka 30 tahun, elastisitas diwajahpun memuncaki skor tertinggi yang menjadi permasalahan besar dan harus diantisipasi. Faktor yang memicu terjadi pengenduran di wajah yang tak sekencang dulu ini didasari kekencangan kulit yang mulai melemah terutama dibagian bawah wajah (garis rahang dan area leher). Minimnya perawatan yang dikhususkan kepada area wajah selama ini pun digadang-gadang menjadi faktor utama. Diketahui, kulit wajah akan menjadi rentan mengendur disebabkan oleh penurunan kandungan kolagen dan elastin. Krim malam kemudian menjadi solusi untuk membantu menyamarkan noda hitam, kulit kusam dan juga skin barrier, bonusnya aku bisa merasakan kulit wajah terasa kenyal dan tampak glowing.
Jerawat
Garis halus
Wajah kurang bercahaya
Pori-pori
Pigmentasi
Kerutan
FACE
Terbiasa hidup cuek dan tidak begitu memperhatikan nutrisi kulit, bagiku dulu menggunakan bedak tabur di wajah saja sudah cukup. Menginjak usia 30 tahun, ada satu hal yang musti dilakukan agar ingin tampil glowing dan fresh yaitu lebih memperhatikan perawatan kulit terutama di bagian wajah.
Jika sebelumnya mulai menggunakan skincare berupa serum, hydrating dan refining toner dari produk Avoskin, kini aku juga mulai mengaplikasikan:
1. Face Wash
Kurangnya konsistensi di dalam diri menjadi kebiasaan burukku yang kerap memicu mulainya sebuah permasalahan. Hal itu juga terjadi ketika sifat moody muncul dalam penerapan facial foam sehari-hari. Alih-alih menggunakan produk facewash, aku justru seringkali mencuci wajah menggunakan bodywash yang sebelumnya dibalurkan ke bagian tubuh.
Sadar memiliki problem barrier di bagian tulang pipi dan dahi yang cukup menonjol, aku memilih produk pencuci muka yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajah yang dibuat khusus untuk wajah wanita Indonesia yang tinggal di iklim tropis seperti produk EIEM Beauty Barrier Cleanser.
Sejumlah manfaat yang dijanjikan saat memilih produk ini juga menjadi bahan pertimbangan. Pertama, tekstur produk ini dirancang tidak berupa foam melainkan gel based serta mengandung PH 5,5-6 sesuai ph kulit. Selain mengandung natural ingredients and no sulfate serta manfaat lainnya, pertimbangan lain dalam menjaga skin barier hingga dapat menenangkan kulit wajah agar tetap terjaga kelembaban wajah juga menjadi pertimbangan lain sebelum checkout belanjaan di e-Commerce.
Keputusan menggonta-ganti sabun pencuci wajah lalu iseng menggunakan Wardah Renew You Anti Aging Facial Wash. Alhasil, produksi minyak berlebih di wajah membuatku memutuskan untuk menggunakan produk lain seperti Glowsophy bearberry oil.
2. Hydrating Toner
Sering beraktivitas di dalam ruangan AC, akupun menginisiasi kebutuhan kulit wajah dengan rutin menggunakan Hydrating Toner. Seperti namanya, proses ini sengaja dilakukan untuk menghidrasi kulit di bagian muka, karena hidrasi merupakan proses untuk menjaga kandungan air (nutrisi) yang berada di dalam lapisan kulit agar bisa menyeimbangkan kebutuhan kulit dan tidak memunculkan masalah lainnya. Kemudian, produk Mineral Botanica Glo It Up CoQ10 menjadi pilihan awal ku dengan rutin mengusapkannya di bagian wajah.
3. Serum

4. Sunscreen
Untuk pertama kalinya, aku mulai worry dengan kulit wajah kusam karena terus-terusan terpapar oleh sinar matahari langsung tanpa perisai wajah yang digunakan. Insecure melihat kulit tak lagi terawat dan kencang seperti dulu, terlebih kini mulai aktif melakukan olahraga outdoor dengan rutin melakukan jalan cepat, jogging dan bersepeda di sore hari serta berkendara menyongsong matahari terik di jalanan pada siang hari, ku putuskan kali ini untuk mencoba menggunakan perlindungan ekstra di bagian wajah dengan menggunakan natural sunscreen.
Diketahui sinar UV menjadi penyebab perubahan struktur kulit bahkan kerap memperburuk tampilan wajah hingga mengakibatkan wajah terlihat mengendur. Menggunakan sunscreen dirasa tepat sebagai solusi paling ampuh untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari dalam meningkatkan produksi kolagen.
Mulanya, aku sempat dibuat bingung untuk memilih SPF apa yang cocok untuk digunakan, apakah yang memiliki tekstur stick ataupun gel? Terus, apa itu bedanya SPF 50 PA++++ dengan 30 PA protection?
Setelah melihat-lihat review user ataupun tayangan beuaty influencer di kanal youtube, aku memilih produk gel ringan dan no-whitecast yang memiliki 3 unsur Centella asiatica, Hyaluronic acid dan Ceramide serta mengandung:
- fungal agne safe
- no paraben
- no alcohol
- no fragrance
- no whitecast
Natural Hybrid Sunscreen EIM, The Originote, lalu jatuh hati dengan Glowsophy sun protection.
5. Face Mist
Selain sentuhan air wudhu, untuk menghidrasi sekaligus melembapkan kulit, menyemprotkan face mist spray menjadi rutinitas di pagi, siang dan malam hariku agar tetap glowing. Kenapa glowing? Karena formula yang terdapat di dalam face water biasanya mengandung HI-Grade vitamin C yang dikenal sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas serta kompleks NMF yang dapat membantu kulit terasa kenyal, lembab dan segar saar diusap.
Beragam kandungan Ingredients ternyata bisa didapat di dalam produk facemist yang aku pakai kali ini. Wardah C-Defense ini mengandung Natural mousturizing factor, Aqua, Trideceth-9, Sodium ascorbyl phosphate, Sodium PCA, PEG-40 Hydrogenated castor oil, Allantoin, Cetrimonium bromide, Disodium EDTA, Fregrance dan Polysorbate 20.
6. Night Cream
Usai mempertimbangkan beberapa hal, aku memangkas beberapa bagian treatment lainnya dan memilih untuk merutinkan diri menggunakan krim malam jelang tidur yang umum digunakan selain untuk menyamarkan noda hitam hingga mengurangi tanda-tanda penuaan dengan L'Oreal Paris Glycolic Bright Glowing Night Cream.








Comments