Upaya orangtua agar si Picky eater mau makan
Kebanyakan anak-anak kerap memiliki pola makan yang tidak bisa diprediksi, ada yang lahap dan tertarik dengan jenis makanan apapun, tapi tidak semua anak juga yang tidak doyan makan seperti Kannel. Seringkali ia sulit diajak makan tanpa alasan yang jelas selama berhari-hari, sehingga membuatku sebagai orangtua sangat khawatir akan kesehatan tubuhnya. Padahal Kannel mulai diajarkan mengkonsumsi MPASI sebulan sebelum waktu yang sudah ditentukan yaitu pada usia lima bulan dan terlihat sangat menikmati.
Di awal
perkenalannya dengan makanan pendamping ASI, bisa dibilang ia menyukai
segala jenis olahan makanan yang ada kuahnya. Sop sayur wortel dan
kentang, ayam dan juga daging menjadi kesukaannya. Namun semenjak
mengenal bihun kebiasaannya menjadi berubah. Dari yang mau saja di
hidangkan jenis makanan berkuah dua kali sehari; anak GTM bahkan sudah
mulai ogah-ogahan sampai kehidupannya hanya full ASI hingga berusia
dua tahun. Sebagai gantinya, aku menyiasati anak agar tetap mendapatkan
kebutuhan nutrisi pada tubuhnya dengan mengkonsumsi makanan sehat
sehingga Kannel tidak kekurangan gizi pada saat minum ASI. Dan itu
terbukti dari chart perkembangan Kannel yang konsisten naik di garis
hijau pada buku panduan imunisasinya.
| Kebiasaan picky eater memusnahkan mimpi sebagian orangtua yang lebih senang melihat anaknya bisa makan lahap tanpa doping vitamin nafsu makan lainnya |
Semua berjalan agak baik-baik saja sebelum Kannel disapih, bahkan tidak bisa di pungkiri, ada sedikit drama yang menyelimuti proses menyapih pada Kannel. Hal ini kemudian berdampak terhadap penampilan anakku yang tadinya berisi pun mendadak ramping. Berat badan yang tadinya selalu naik di atas 0,5 kg setiap bulannya kini justru stuck di angka yang sama dan terkadang turun. Karenanya, pertumbuhan Kannel menjadi sedikit lebih lambat bila dibandingkan dengan masa sebelumnya yang lebih banyak mengkonsumsi ASI.
Ia sama sekali tidak mau makan, kalaupun iya hanya makan dengan jumlah yang sedikit saja. Seringkali Kannel memilih - milih makanan jenis tertentu saja yang ingin dimasukkan ke mulutnya, sehingga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh Kannel bisa jadi tidak sebanding dengan energi yang dikeluarkan pada saat bermain dan beraktivitas sehari - hari. Skema nya pun berubah - ubah, bahkan berbagai kesalahan pun terjadi seperti:
Mencoba untuk lebih bersabar saat menghadapi sikap anak yang tidak mau makan dengan tidak memaksanya sambil menyuapkan ke dalam mulut. Aku lebih memilih apa keinginan anakku? Alhasil semakin kesini, ia terbiasa untuk tidak makan nasi sekalipun sudah masuk jam makannya yang biasa dijadwalkan 2-3 kali sehari. Ibaratnya, bisa menyantap makanan 3x seminggu saja syukur!
Di saat anak - anak lain masih kerap dibantu orangtua mereka dengan menyuapi makanan ke mulut anak, dari usia 8 bulan hingga sekarang, anakku lebih memilih mandiri dan tidak suka dibantu pada saat makan. Makanya ia bisa sesuka hati pada saat memasukkan makanan ke dalam mulutnya; mengacak-acak makanan yang dihidangkan di depan mata; menggunakan kedua tangannya di atas piring dan pada saat memegang sendiri sendok makan.
Di satu sisi, aku merasa bangga karena punya anak yang jarang sekali ingin dibantu. Namun terlihat bahwa anakku sedari dini susah sekali untuk diatur apalagi dituntun untuk melakukan sesuatu oleh orang lain sehingga berpengaruh terhadap cara makannya yang berantakan, meskipun untuk hal-hal tertentu Kannel selalu punya cara sendiri untuk melakukannya.Pola makan yang acak-acakan. Misalkan hari ini ia tidak mau makan, padahal kemarin baru saja makan banyak. Dan besok, ia justru mau makan makanan yang satu jenis saja. Nah, selama 2 tahun ini, begitu lah rules dan pola makan Kannel yang kerap terjadi secara berubah - ubah dan terkadang tidak bisa di tebak. Parahnya lagi, ia bahkan bisa switch keadaan dengan tidak mau makan makanan favoritnya secara tiba-tiba. Makanya jika sudah seperti ini, aku akan mencoba opsi lain seperti Kannel yang biasa konsumsi mie telor, lalu akan diberi menu lain yang menyerupai seperti nasi goreng; bihun goreng atau jenis masakan yang mendekati dengan apa yang menjadi kesukaannya.
Yang pasti, aku jarang sekali menyimpan stok makanan cepat saji yang bisa sekali olah untuk disajikan kepada anak di waktu sarapan dan juga cheating days. Karena kandungan nutrisi yang rendah, ini juga salah satu cara ku agar menghindari penimbunan lemak yang berlebih meskipun beberapa orangtua melakukan hal seperti ini.
Tidak heran bila sebagian anak bisa melahap habis makanan yang disediakan oleh orangtua pada hari pertama, tapi menolak pada keesokan harinya. Ketika pikiran atau minatnya berubah, selera makannya pun bisa ikut-ikutan berubah.
Masih dengan kesalahan ibu baru yang selalu belajar dan kerap melakukan tindakan yang tidak sesuai atas dasar ketidaktahuan, alih - alih memaksa anak tetap harus mengkonsumsi makanan, aku justru mencoba satu atau dua kali untuk menyuapkan makanan ke mulut anak yang langsung di tangkis ini, lalu langsung menarik kesimpulan bahwa anakku melakukan gerakan tutup mulut (GTM).
Sebagai gantinya, aku mencukupi kebutuhan gizi Kannel dengan menyetok susu UHT yang biasa dikonsumsi hingga 8 kotak per hari. Sisanya, Kannel mengkonsumsi jajanan; gorengan atau snacks ringan yang biasa dihidangkan di rumah. Ditambah pola tidurnya berbulan - bulan yang tidak teratur, bermain di sepertiga malam hingga pagi hari baru terlelap dan terbangun lagi pada malam harinya. Ia hidup dengan kelalaian sang orangtua yang tidak tahu harus berbuat apa lagi sampai Kannel berusia 2,8 tahun. Sadar akan tumbuh kembang anak yang terjadi tidak pada tempatnya dan semakin kesini semakin tidak beraturan, apalagi pada saat evaluasi kebutuhan gizi dan nutrisi anak di setiap minggu nya selalu di bawah garis, aku pun memilih untuk mengubah semua metode dalam mendidik anak.
1. Cukupi kebutuhan tubuhnya dengan vitamin
a. Blackmores Koala Kids
Sadar akan kebutuhan tubuhnya dan juga perkembangan otak anak, aku kemudian mencukupinya dengan memberi Blackmores Koala Kids Fruity Fishies berbahan alami omega-3 yang terbuat dari konsentrat minyak ikan dengan rasa jeruk, raspberry dan pemanis alami xylitol. Biasanya jika Kannel mengkonsumsi multivitamin kapsul lunak ini, keinginannya untuk makan lebih lahap pun terlihat, di tambah jam tidur yang kembali seperti semula sehingga bisa bermain di siang hari bersama teman - temannya dan hidup normal.
b. Madu TJ Joybee
Diperkaya akan sari kurma, curcuma xanthorrhiza rhizoma extract, lysine, fish oil powder atau kandungan omega 3 hingga propolis, madu rasa jeruk ini juga dilengkapi dengan kebutuhan vitamin B1, B2, B6, B12 hingga vitamin C sehingga bisa memperbaiki nafsu makan dan juga digunakan sebagai suplemen vitamin tambahan untuk membantu pertumbuhan anak.
c. Ganti kebiasaan minum susu UHT dengan sufor
Dilansir dari motherandbeyond.id, baik susu UHT maupun sufor sama-sama memiliki manfaat serta nutrisi seperti kandungan kalsium, fosfor, hingga vitamin B yang sama, hanya saja treatment penyajiannya saja yang berbeda, sehingga UHT jauh lebih praktis untuk dikonsumsi oleh anak daripada hidangan susu formula yang harus disiapkan air rebusan panas hingga mengikuti takaran saji dan diaduk terlebih dahulu.
Bahkan dalam proses pengolahan susu UHT, dilakukan eliminasi semua kandungan bakteri berbahaya untuk meminimalisir nilai nutrisi yang hilang dan agar kesegarannya tetap terjaga dengan cara dipanaskan menggunakan suhu lebih dari 135 derajat celcius selama 2-4 detik agar memiliki ketahanan hingga 9-12 bulan pengemasan. Sedangkan susu formula diproses menjadi susu yang dikeringkan dengan melalui proses fortifikasi untuk tetap memenuhi kandungan susu yang seharusnya.
Makanya jika sebelumnya hidup Kannel hanya sebatas susu UHT dan snacks, bahkan dalam sehari bisa menghabiskan >5 kotak susu ultra mimi rasa vanilla, kini pelan-pelan mengurangi hingga 3 kotak saja sehari hingga kembali membiasakan konsumsi susu bubuk meskipun masih dalam proses pencocokan jenis susu apa yang bisa tetap diminum.
Melewati transisi dari yang biasanya konsumsi 1+ kini anakku memasuki chapter baru dalam hidupnya. Asupan susunya kini sudah berubah menjadi 3+, berpindah dari satu merek ke yang lain seperti SGM eksplor Soya, Dancow rasa madu hingga kini beralih ke Curcuma plus.
Diperkaya oleh cucunutri seperti kandungan minyak ikan, vitamin A dan B lengkap yang masing-masing memiliki fungsi untuk membantu mempertahankan keutuhan lapisan permukaan mata, kulit, saluran pencernaan hingga saluran pernafasan, serta pembentukan asam nukleat (sel darah merah) hingga asam folat hingga kalsium yang bisa membantu kepadatan gigi hingga mengandung tinggi zinc.
Meskipun tidak terfokus pada kebutuhan makanan pada anak semata seperti kandungan susu formula lainnya, namun kandungan yang terdapat pada susu curcuma plus ini jauh lebih mencukupi untuk melengkapi keutuhan organ pada tubuh anak, bahkan setelah beberapa kali mencoba merek sana-sini akhirnya anakku kembali doyan minum sufor.
2. Pijat Tradisional
Hidup di tengah masyarakat yang masih memiliki kepercayaan akan hal-hal yang bersifat tradisional, membuat salah satu kebiasaan mendatangi tabib menjadi solusi jikalau kondisi anak sedang tidak baik-baik saja, salah satunya ketika beliau dipercaya sebagai orang atau perantara yang bisa mengupayakan anak memiliki keinginan untuk makan dengan cara pijat tradisional di bagian perutnya.
Hal ini rutin dilakukan minimal 1x dalam satu bulan, meskipun alternatif seperti ini sekaligus digunakan sebagai perbaikan susunan tulang anak yang kerap beraktivitas ekstrim dan aktif seperti Kannel. Tidak hanya itu saja, kebiasaan memijat anak tidak hanya dianggap tradisi saja melainkan sebuah kebiasaan yang kerap dilakukan para ibu agar tidak rewel.
3. Konsultasikan ke Poli Anak
Mencukupi asupan gizinya dengan produk suplemen dan bantuan dari luar saja tidak membuatku cepat puas, karena sebagai orangtua kerap menyaksikan anak jarang sekali mengkonsumsi jenis makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, sehingga permasalahan yang sudah cukup lama inilah yang kemudian membuatku berani untuk mengambil tindakan dan berkonsultasi seputar kebutuhan gizi serta kondisi tubuhnya.
Mendatangi dokter spesialis anak untuk mengeluhkan permasalahan tersebut menjadi jalan terakhirku yang merasa mulai putus asa karena kebiasaan Kannel tidak mau makan nasi beserta lauk, sesekali mengikuti apa yang dimakan oleh orangtua atau hanya jenis makanan tertentu saja seperti roti tawar yang sudah diberikan selai dan beberapa makanan ringan lainnya sebagai pelengkap kebutuhan gizi anak.
Adapun hal-hal yang dikonsultasikan bersama ahlinya mengenai:
- Cara mengubah kebiasaan makan anak
- Step mengkonsumsi nasi dan lauk yang dianjurkan, apakah dilakukan secara terpisah, atau?
Untuk menjawab kekhawatiranku selama ini, misalkan malam ini Kannel akan menyantap nasi saja tanpa tambahan lauk; atau hanya makan mie telor saja tanpa nasi. Jelas, kebutuhan 4 sehat 5 sempurna nya pun tidak terpenuhi dengan pas.
Kini, segala kekhawatiran yang menjadi polemik selama 3 tahun terakhir ini mulai terpecahkan berkat kemauan anakku yang kini datang dengan inisiatifnya sendiri untuk diberikan makanan.
Dengan tumbuh kembang sang anak yang setiap harinya memiliki kemajuan, Kannel sudah bisa menarik tangan ku dan berjalan ke arah rak piring, kemudian mengambilnya dan berjalan ke arah meja makan untuk diambilkan nasi, lauk pauk hingga makan lahap. Bahkan ia sudah mau makan asal proses pembuatannya disaksikan sendiri.
Sejujurnya, momen seperti ini bak sebuah keajaiban bagi anakku yang selama ini memiliki masalah dengan kebiasaan jadwal makan yang tidak teratur.
.jpg)

Comments