Chipmunks Playland Kota Kasablanka : Near & 1,8 KM from home

Semenjak memutuskan balik ke kawasan Jakarta Selatan, hormon dopaminku seketika kembali muncul karena ada alasan untuk bisa keluar rumah lebih sering bersama anak. 

Jika sebelumnya gagal visit karena pada saat hampir tiba di parkiran tiba - tiba Kannel tertidur pulas, sehingga memutuskan drop anak pulang ke rumah lalu aku balik sendiri ke Kokas. Namun kali ini, niat yang sudah direncanakan dari jauh - jauh hari inipun terealisasikan. Akhirnya anakku bisa bermain di indoor play center yang ada di Mall Kota Kasablanka. Setelah check - in Pedulilindungi kemudian berhasil masuk melewati lobby utama mall, akupun mampir sebentar ke lantai LG menuju ke sebuah counter untuk membeli kaos kaki yang akan digunakan nanti, lalu bergegas naik ke lantai 2 menggunakan lift. 

Welcome to the Cartoon Village!

Akses pertama yang harus dilalui adalah loket pembelian karcis yang berada persis di pintu masuk. Berjalan menuju stand tersebut, kedatangan ku dan Kannel langsung disambut oleh petugas yang bersedia membantu registrasi data. Seperti di tempat umum lainnya, komunikasi terjadi dan disekat oleh entrance cashier shield yang menjadi pemisah sehingga penularan virus tidak begitu cepat terjadi. Ya, sampai detik ini pun kita masih diminta untuk tetap waspada, jaga diri dan hati - hati takut penularan virus baru jenis Omicron kembali terjadi. Situasi dan kondisi pun masih mengharuskan pengunjung dan yang lainnya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan physical distancing.

Prosedur yang berlaku di setiap tempat pun masih sama seperti di tempat lain, setiap pengunjung harus lulus pemeriksaan suhu badan, salah satu keharusan yang kadang dianggap sebagai formalitas semata. 

Capture : Boots / ticket box

Masuk di urutan nomor 2 karena usianya >2 tahun. Bisa di check sendiri pada papan tiket yang tercantum, untuk klasifikasi usia Kannel di kenakan 145K pada hari biasa. 

Kemudian, kedatanganku dipandu untuk login dan registrasi data di Google forms sebagai customer visit, setelah itu diberi wristband sebagai tanda pengenal yang masuk ke dalam wahana permainan ini. Bisa digunakan langsung oleh anak atau pendamping. 

Ada beberapa ketentuan yang harus dilakukan pada saat berada di dalam kids area :

  • Setiap anak yang akan bermain di dalam area tersebut hanya boleh diikuti oleh 1 orang pendamping, tidak boleh lebih. 
  • Setiap yang datang, prepare membawa kaos kaki (shock) dari rumah agar kebersihan tetap terjaga. 
  • Tidak diperkenankan membawa makanan dari luar, karena disini sudah tersedia khusus stand makanan dan juga minuman. 
  • Harga pengunjung yang masuk di weekdays dan weekend sudah pasti berbeda. 

And surprisingly ternyata ada beberapa antrian yang mengikuti kami di belakang, padahal jelas - jelas kami datang pada saat weekdays. Ya, tempat ini memang selalu ramai pengunjung yang bermaksud membawa anak kecil untuk menghabiskan waktu seharian di area permainan ini.

Tentu saja, anak - anak bisa menghabiskan waktu hampir seharian di kids area ini karena terdapat 7 main rules di Chipmunks Playland :

1. Trampoline Besar

Trampoline menjadi tempat yang pertama kali didatangi oleh Kannel dikarenakan posisi dekat dengan pintu masuk. 

Di sini, terlihat sekali wajah gembira anakku bak sedang memerdekakan dirinya yang selama ini lebih banyak berada di dalam rumah. Ia melompat tanpa henti, saking senangnya. Agar suasana makin menyenangkan, aku pun ikutan jump bersama anak and that's what I always do the same thing with this. Anyway, trampoline ini sangatlah besar. Lihat saja! Terdapat empat trampoline besar yang di sekat berwarna orange dengan dua trampoline samping lainnya untuk variasi mainan pada saat anak - anak melompat. Bounce and jump, let us did it!

2. Toddler Area

Bergeser ke samping, ini dia destinasi kedua yang dimasuki oleh Kannel. 

Hal pertama yang paling menarik perhatiannya adalah Kids spinning bike yang bisa dinaiki oleh 3 orang ini. 

Sama seperti sedang mengayuh sepeda, cuma yang membedakan adalah lajunya berputar bukan berjalan maju ke depan. Di sini, ia bisa bermain dengan anak - anak yang lain. Anak ku yang sangat supel dan sebisa mungkin mengajak anak lain untuk berinteraksi, entah mengikuti apa yang dilakukan oleh temannya yang lain atau bersikap ramah terhadap siapapun yang ia temui. Ekspresi betapa senangnya ia bisa melihat orang yang baru yang ditemui selama bermain di playland. 

Ada animal jumping or bouncing animal berbentuk bee juga di sana, sama dengan mainan yang ada di rumah. Kemudian ada 3 rumah - rumahan yang berbaris dan bisa dimasuki oleh anak - anak. Middle safety playland untuk anak - anak mulai usia 6 bulan ke atas. Sayangnya mini ball pool nya sedang tidak beroperasi, namun sebagai gantinya anak ku masih bisa bermain di sekitar gymnastic area.

3. Ninja Warrior

Dibagi menjadi dua tingkat dan terdapat empat rintangan yang bisa dilakukan, diantaranya:

Lantai satu

  • Setiap toddler diminta untuk menjaga dan melatih keseimbangan agar bisa membuat perlindungan terhadap dirinya sendiri untuk tidak sampai terjatuh ke dalam sungai bohongan yang terdapat di bawahnya. 
  •  Melatih kebiasaan anak yang suka meraih lalu diberikan kesempatan untuk memanjat ikatan tali besar seperti memanjat di jalar yang kokoh layaknya tokoh spiderman.
Lantai dua
  • Toddler yang berani naik ke atas ini diajak untuk bisa menyebrang di jembatan goyang guna melatih keseimbangan tubuhnya. Kondisi ini pun disimulasikan seperti sedang melintasi sebuah kawah yang didalamnya terdapat larva panas menggunakan jembatan goyang yang terhubung satu sama lainnya.
  • Dan yang menjadi menarik, anak - anak juga mendapatkan kesempatan untuk bergantung dan berayun dari samsak tinju satu ke berikutnya dan sebisa mungkin untuk tidak terjatuh ke kawah api tersebut. Ini hanya simulasi, tidak beneran kok. Asli nya sih semua pijakan sangatlah safety untuk anak - anak bila terjatuh karena sudah dilapisi oleh karet, gabus dan busa yang tidak akan menimbulkan rasa sakit pada tubuh anak.

4. Wave slides

Di area ini, aku; Kannel dan temannya memilih untuk balapan di tiga slides yang dipisahkan oleh warna orange, kuning dan hijau ini. Dan yang bikin seru, tangga samping untuk menuju slides di area ini juga terkoneksi dengan gymnastic area yang terdapat di sisi kanannya yang langsung bisa terhubung dengan gymnastic dan permainan Flying Fox.

connecting to gymnastic area

6. Giant Inflatable Slide

Capture by source

Pengidap acrophobia akut sepertiku bahkan tidak berani sama sekali untuk mencoba wahana permainan ini. 

Sedikit informasi, acrophobia merupakan ketakutan berlebihan atau ketakutan yang ekstrim terhadap ketinggian dimana pengidapnya kerap mengalami gangguan kecemasan dan ketakutan yang intens atau tidak rasional terhadap objek ataupun situasi tertentu. 

Padahal anak - anak usia 3-10 tahun saja berani, tapi akunya malah ketakutan! 

Awalnya Kannel antusias sekali mengikuti teman - teman yang lain pada saat menaiki tangga di sebelah, aku pun mencoba untuk mengikutinya dari belakang. Namun, baru saja di langkah tangga ke-tiga rasa takut yang kuat saat mendaki, menuruni, atau berada pada ketinggian pun muncul. Aku langsung dihampiri serangan panik dan cemas saat menuju pada ketinggian. Padahal cuma beberapa meter, tapi ya seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Saat Kannel menoleh ke belakang, ia mendapati mamanya yang berhenti lalu memilih mundur ke posisi semula. Ia pun ikut turun dan meraih tanganku untuk naik bersamanya ke atas, namun urung dan aku memilih untuk mengajak Kannel bermain di area yang lain saja. 

 Sepertinya untuk tempat seperti ini, lebih baik Kannel di ajak pergi bersama papanya deh.

Indoor play center ini tidak hanya menyediakan area kids friendly semata, untuk pendampingnya juga. Di sini, aku melihat ada orangtua yang membawa laptop juga kok, sepertinya masih on-duty di masa work from home untuk merek yang bekerja secara remote. Lebih tepatnya bangku dan meja ini disediakan untuk yang memesan makanan karena khusus di area ini juga menyediakan cafetaria. 

Makanya pada saat memasuki area bermain anak di Kokas ini, pengunjung tidak diperkenankan membawa makanan dari luar. Selain itu juga terdapat mushola, tempat wudhu dan juga toilet. 

Setelah 3 jam lebih berada di playland dan cafetaria, tampaknya Kannel mulai menunjukkan gelagat mengantuk dan capek pertanda minta udahan. Di tambah, ia kerap berlari ke arah pintu keluar dan exited setiap kali melihat kereta api mall berseliweran persis di depan pintu keluar. Ya Sudah, akupun langsung mengambil sepatu dan micro-trike/stroller dorong anak yang sempat di taruh di tempat penitipan lalu check-out dan memilih keluar dari area tersebut. 

Jalan beberapa langkah ke depan, benar saja ternyata anak ku ingin sekali naik kereta api mall. Dan untuk pertama kalinya juga aku naik dan mau tidak mau berada di atas odong - odong yang berjalan mengitari mall Kokas lantai 2 ini. 

Setelah itu, aku menuju lift dan menekan tombol UG lalu berjalan menuju ke arah Nanny's Pavillon, dan memesan Salmon Fettuccine & Lychee Mojito. Bukannya ikutan makan, eh Kannel langsung ketiduran capek sebelumnya 3 jam nonstop bermain di Chipmunks. 

📍CHIPMUNKS PLAYLAND & CAFE
Lantai 2 Unit 206 Mall Kota Kasablanka
Jl. Casablanca Raya Kav. 88 Menteng Dalam, RT.2/RW.14
Tebet-Jakarta Selatan

Comments