Pola Asuh Anak & Bagaimana Lingkungan harus memperlakukan
Saat memutuskan resign, kehidupan ku pun berubah! Full-time motherhood for 24 hours
Aku harus melawan keinginan terbesarku, mengesampingkan mimpi untuk tetap menjadi wanita pekerja demi bisa menyaksikan sendiri setiap perubahan emosi yang terjadi pada anak, serta tumbuh kembangnya yang semakin hari kian bertambah. Aku sadar dengan menyediakan banyak waktu bersama anak dan memprioritaskan kualitas maupun kuantitas menjadi alasan ku agar membentuk karakter anak yang tidak gampang cengeng, independent dalam melakukan segala halnya, tidak ketergantungan dengan hal - hal yang belum seharusnya diberikan kepada anak, bahkan sudah mengerti bagaimana harus bersikap.
Namun sayangnya, tidak semua hal berjalan mulus dan kerap membuat ia :
SERING MENGALAH
Ketika tengah asyik bermain sendirian, aku menilai anakku cukup dominan dalam melakukan suatu hal, kesukaan semua anak termasuk Kannel adalah eksplore segala hal yang ingin diketahui. Good news is dia cukup bisa memposisikan dirinya sendiri untuk mengendalikan hal yang sedang dikerjakan namun sayangnya dalam beberapa kondisi, anakku yg Alfa ini dipaksa untuk banyak mengalah entah itu karena mainannya direbut atau sikap teman main. Hingga akhirnya, kesenangan Kannek yang di renggut paksa berakhir dengan perasaan kesal karena harus mengalah apalagi saat bermain bersama anak perempuan.
Punya pertahanan diri yang bagus, biasanya Kannel tau akan haknya. Namanya juga anak kecil, kadang kala cara ia mempertahankan milikknya seringkali berakhir dengan rebutan mainan.
JUDGING DARI ORANG SEKITAR
Seringkali cara Kannel mempertahankan miliknya dan membalas aksi teman yang merebut mainan tersebut dengan memukul kerap di salah artikan. Ketika dirinya merasa terusik, yang ada justru dirinya dituduh sebagai anak agresif yang kerap menyerang teman lain. Padahal, dengan keterbatasan yang dimiliki, ia merasa itu caranya untuk bertahan.
"Kannel gak boleh mukul, gak boleh jahat sama teman!"
Judgement yang akhirnya didapat.
Dengan melupakan kronologi penyebab anakku bisa berperilaku demikian, Terkadang orang-orang seringkali menyimpulkan sebuah kejadian tanpa pernah mencaritahu penyebabnya. Dan jujur, sedih rasanya harus melihat wajah polos anakku kemudian disalahkan. Tergurat raut kecewaan dan bingung yang begitu jelas di parasnya, seolah mengapa malah ia yang disalahkan?
Judging seperti ini pada akhirnya akan membuat mental anak - anak menjadi rusak karena ia merasa dipojokkan apalagi berlangsung secara berulangkali.
Mungkin mereka belum paham bagaimana semestinya bersikap dan untuk tidak judge anak lain, di beberapa kondisi dan melihat dimana lingkungan anakku tumbuh pada akhirnya aku harus meredam ego untuk tidak berargumen, pastinya sebagai orangtua kerap dituntut harus bersikap lapang dada lalu meminta anakku mengalah dan berkata maaf kepada temannya karena sudah memukul.
Mengalah bukan karena setuju, tapi ada kalanya seorang anak harus tetap bisa mempertahankan apa yang mereka punya sekaligus melatih sikap bijaksana kepada anak ketika sedang diusik oleh orang lain.
TIDAK SEMUA YANG MENURUT KU BAIK BISA DIMENGERTI DENGAN CARA YANG SAMA OLEH ORANG LAIN
Setelah menikah, rata - rata setiap pasangan mendambakan kehadiran buah hati, meskipun menurut ku mempunyai anak itu pilihan karena tidak semua individu siap menjadi orang tua yang baik dan terus mau belajar. Pada saat bilang siap, banyak hal yang berubah dalam hidup termasuk pada saat ingin terlibat langsung dalam membesarkan anak. Oleh karena itu, salah satu kiat agar bisa berjalan beriringan, aku harus upgrade ilmu parenting sebanyak mungkin, selalu mencari tahu mana yang terbaik dan apa yang harus dilakukan mengenai tumbuh kembang anak. Aku juga belajar bersikap, dan seperti inilah caraku tumbuh bersama suami dan juga anak. Termasuk salah satu keputusan yang harus diambil saat mulai memperbolehkan anak untuk mengakses tontonan cartoon sekalipun. Jika senggang, ia sangat excited dengan tontonan yang ada di depan matanya dan bagusnya Kannel tidak akan menggubris sekalipun ketika diberikan tontonan youTubekids kesukaannya jika sedang asyik bermain.
Kannel terlahir sebagai anak yang super tidak bisa diam, namun hanya karena ia lebih senang beraktivitas, punya anak super aktif dikira merepotkan. Lagi - lagi aku sering mendengar ungkapan menyebalkan seperti ini, lantas apa yang salah dengan anak aktif dan suka berlarian sana sini?
Ketahuilah jika anak aktif ini bisa menempatkan diri dan bersikap tidak seperti anak seumuran.
- Ketika sedang berada di luar kamar, ia akan meraih tanganku lalu mengajak masuk ke dalam bilik saat dirinya merasa haus dan butuh ASI.Caranya bisa menempatkan diri sedari dini membuatku semakin gemas.
- Di berbagai kesempatan, aku sering melibatkan anakku untuk mengerjakan suatu hal, bukan karena dia masih kecil lalu apa-apanya langsung terima beres secara instan tersedia dan bimsalabim ada di depan mata (the other of manja yang sebenarnya). Aku juga ingin memperkenalkan kepada anak bagaimana sesuatu yg didapat selalu melalui sebuah proses, kira - kira seperti ini lho cara mengaduk susu ke dalam air panas, atau memperlihatkan kepadanya proses pembuatan makanan yang biasa ia santap seperti apa. (Proses masak hingga menyajikan ke atas piring sebelum bisa di santap di atas meja makan).
- Bukan seperti anak umumnya ketika makan selalu dalam gendongan orang tua, diajak jalan-jalan menggunakan sepeda sambil disuapin agar mau makan dan sebagainya, anak ku lebih memilih duduk untuk makan dan minum sendiri menggunakan baby chairnya.
"Paksa aja biar mau makan, masa anaknya sampe gak di kasih makan sih!"
"Coba pake vitamin ABCD bla bla deh mana tau jadi doyan, makin lahap."
I accepted it but, tanpa disadari bahwasanya saat itu mereka tengah menggurui orang lain. Padahal, setiap orang tua punya caranya sendiri bagaimana cara mereka memperlakukan anak-anaknya.
Aku menghargai keputusan anakku yang tidak ingin makan, karena nafsu makan menurun atau minat yang tidak begitu tinggi terhadap sajian yang dihidangkan. Alih-alih memaksa dan mengikuti anjuran orang lain, aku lebih memilih kira - kira apa yang membuat ia tertarik agar lahap? Toh dengan sendirinya Kannel akan mencari makanannya sendiri dan meminta jika ia sedang haus atau lapar.
Dan masih banyak kebiasaan lainnya yang ku terapkan kepada anak, balik lagi bukan berarti setiap orang tua harus menerapkan cara didik yang sama terhadap anak yang lain.

Comments