Welcome to baby bump

Memupuk kesiapan mendekati proses melahirkan sedari awal kehamilan hingga sekarang adalah hal yang benar-benar harus diperhitungkan baik secara fisik, mental, materi maupun pengetahuan seputar proses persalinan nantinya. Meskipun tidak bisa dipungkiri, perasaan cemas hingga ketakutan seringkali muncul di waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, dokter kandungan mulai menyarankan rutin jalan pagi. 

BULAN KETUJUH KEHAMILAN

Menikmati kehamilan anak pertama, sesekali pasti pernah mengalami yang namanya serangan panik tiba - tiba (symptoms) hingga menimbulkan:

  1. Sesak Nafas akibat ukuran rahim yang semakin besar.
  2. Gangguan Tidur yang sudah berlangsung sejak memasuki 3-4 bulan, namun semakin kesini perasaan gelisah seringkali membuat ku susah tidur. 
  3. Heartburn
  4. Nyeri Pinggang: Hormon relaksin yang lebih banyak keluar pada saat hamil menyebabkan ligamen dan struktur yang menempel di bagian sendi jadi meregang, sehingga untuk menopang beban janin menjadi salah satu penyebab rasa nyeri yang dirasakan 

Namun, keluhan tersebut tidak begitu berarti karena janin yang semakin aktif bergerak di dalam perut bisa menghilangkan semua kesakitan yang akhir-akhir ini kerap mendera. 

Kehamilan yang membuat ibu bahagia tentu saja akan berdampak selama proses mengandung. Ditambah, morning sickness perlahan menghilang dari kebiasaan, tak lagi muncul sesering di awal meskipun semakin kesini menjadi picky eater. Aku mulai rajin mengkonsumsi kacang hijau, yogurt dan susu kedelai. Jika awalnya dokter sempat prihatin dengan kenaikan berat badan yang melambat, so far timbangan ku kini naik sebanyak 5,5 kilogram.

BULAN KEDELAPAN KEHAMILAN

Di usia kehamilan yang mulai matang, bisa dibilang organ - organ internal janin sudah terbentuk dengan sempurna, bahkan sudah berfungsi dengan seharusnya. Memasuki tiga puluh minggu kehamilan, ada satu hal yang kerap membuat ku merintih kesakitan. Rasa nyeri yang muncul oleh disfungsi simfisis pubis menjadi kasus ibu hamil yang umum terjadi mendekati kehamilan tua, dimana pertemuan tulang rawan di sekitar punggung kiri dan kanan yang letaknya tepat di atas kemaluan perempuan. Ditambah, pergerakan kepala calon bayi yang mulai memasuki rongga panggul untuk mencari jalan lahir. 

Lupa cek jadwal praktek dokter kandungan di RS JMC, di pertemuan kali ini aku justru bertemu dengan dr. Shinta Utami, SpOG

Memasuki kehamilan tua, aku mengalami kenaikan berat badan sebanyak 8,5 kg. Seharusnya, timbangan ibu hamil hanya diperbolehkan 300 gr per minggunya dengan tekanan darah rata - rata 120/70 mmHg. Dokter Obgyn pun menyarankanku mulai diet, selain menghindari bobot badan berlebih, hal ini wajib dilakukan agar ibu hamil terhindar dari sesak nafas dan kesusahan saat berjalan kaki. 

a. Mengurus Surat Izin Terbang

Memutuskan ingin lahiran di kampung halaman, aku dibekali Surat Izin terbang oleh dokter kandungan sebagai salah satu prosedur penerbangan yang diterapkan kepada wanita hamil di atas 8 bulan. 

BULAN KESEMBILAN KEHAMILAN

RSIA Ananda

Sesampainya di Sumatera Barat, aku langsung memeriksakan kandungan ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Ananda, Solok. Di usia kehamilan yang sudah menginjak 32 minggu, aku memutuskan berkonsultasi dengan dr. Yufi Permana, SpOG.  Usai dilakukan pemeriksaan USG 4D dengan hasil yang lebih jelas dari sebelumnya, terlihat jika posisi bayi terlentang.

Bidan Yusnel Faroza, S.St, MARS

Mengingat selama masa kehamilan aku tidak memiliki riwayat komplikasi seperti preeklampsia, gula hingga tekanan darah tinggi serta menerima cukup banyak masukan dari orang-orang terdekat, kini aku terobsesi untuk bisa melahirkan secara prevaginal bersama tenaga profesional Bidan. 

Sesuai dengan program pemerintah berdasarkan ketetapan Kementerian Kesehatan RI, adapun pengecekan yang wajib dilakukan ialah:

  • Pemeriksaan kandungan yang masih menggunakan doppler
  • Mengukur lingkar lengan atas (LiLA)
  • Mengukur tinggi rahim
  • Diberi tablet tambah darah

Setelah diperiksa, posisi janin yang awalnya sunsang kini kembali normal. 

b. Imunisasi Tetanus Toksoid (TT) 

Untuk memastikan lagi, Bidan Yusnel kemudian merekomendasikan ku melakukan cek darah ke Laboratorium Puskesmas Tj. Paku, Solok dan hasilnya ditulis ke dalam buku catatan kesehatan ibu hamil. 

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)

Dari H-2 minggu hingga mendekati HPL yang sudah memasuki hitungan hari, tampaknya belum ada gelagat jika pembukaan dan calon bayi ingin dilahirkan dalam waktu dekat. Bidan Yusnel kemudian menyarankanku mengikuti senam ibu hamil, konsumsi makanan yang menimbulkan reaksi kontraksi, pijat tradisional serta meningkatkan intensitas berhubungan dengan suami agar mulut rahim terbuka, dan itu sangat membantu pembukaan jalan lahir bagi bayi. Jika tidak juga adanya perubahan, alhasil Bidan kemudian menyarankanku induksi jelang lahir. 

KLINIK Ferisa

Sebaliknya, dr. Ferry Iskandar K. Sinaga, SpOG yang membuka praktek di Klinik Ferisa, Jl. Raya Solok-Sumani, X Koto Singkarak mengatakan jika tidak ada hal yang musti dikhawatirkan. Lantas, ia memperingatkanku untuk tidak usah stress berlebihan karena terlalu banyak berpikir dan cemas hanya akan berdampak serius jelang kelahiran meskipun usia kehamilan 41 minggu. 

Sudah lewat dari 40 minggu, namun calon bayi masih saja betah di dalam perut ibu. Tekad yang awalnya begitu bulat untuk melahirkan secara normal, kini mulai berkurang. Bayang-bayang rasa sakit induksi mulai menghantui, bahkan rasa parno semakin tak terbendung untuk mempercepat kelahiran melalui prosedur persalinan normal.

Comments