Ngantor di perusahaan asing

Outing Field Ops & COO di Puncak, Bogor, Jul 2014

Home Credit International didirikan pertama kali di negara asalnya Czech Republic-Ceko. Saat ini Financial Services Company ini sudah tersebar di 10 negara lainnya seperti Slovakia, Kazakhstan, Rusia, Cina, Amerika Serikat, Filipina, Vietnam, India dan Indonesia.

Di Indonesia sendiri Home Credit baru buka di akhir tahun 2013. Makanya saat bergabung di awal 2015, bisa dibilang jumlah karyawan pun belum sebanyak sekarang. Dari Jakarta dan Bandung, seiring berjalannya waktu Home Credit Indonesia terus bermekaran hingga masuk ke pelosok-pelosok negeri untuk menguasai toko, pasar hingga pusat perbelanjaan dan membuka kantor cabang di setiap Ibukota Provinsi. Bahkan yang awalnya hanya berada di 2 kota, kini Home Credit sudah tersebar merata di seluruh Nusantara termasuk di wilayah Indonesia bagian timur. 

Graha Paramita, Jakarta Selatan

Mengakhiri kontrak kerja dengan outsourcing yang bekerja sama dengan salah satu perusahaan maskapai nasional BUMN, akhirnya mimpi bekerja sebagai karyawan tetap di perusahaan asing kesampaian juga. 

Menjadi awal karir, di awal bergabung aku sempat merasakan yang namanya kehidupan perkantoran di kawasan elite. Selain bersebelahan dengan lobby mall Kuningan City, terhubung dengan AXA Tower, kantor PT Home Credit Indonesia awalnya berada persis di belakang gedung Kedutaan Asing Malaysia, Kuningan-Jakarta Selatan. 

Gedung Graha Paramita lt.8
Jl. Denpasar Raya Blok D-2 Kav. 8

Aku diperkenalkan kepada satu per satu orang yang bekerja dibagian Operations team. Bahkan di hari pertama bekerja, kedatangan ku di sambut baik oleh Manager, Team leader serta rekan FO&A yang ada di Jakarta dan Bandung.

Ada satu kejadian tak terlupakan saat aku belum begitu paham bagaimana sistem penggunaan peralatan makan di pantry. Dengan sembrono nya aku asal menggunakan gelas minum orang lain. Alhasil, orang tersebut sengaja mendatangi kubikal ku berkat bantuan CCTV. Jangan tanya malunya seperti apa, yang jelas itu menjadi ajang perkenalan ku dengan salah seorang tim Markom tersebut. Ketika Home Credit belum seperti sekarang yang bertabur wajah-wajah good looking, alih-alih dibikin malu, aku justru diminta sebagai talent yang akan menghiasi brosur/papan iklan serta kebutuhan perusahaan lainnya untuk kepentingan imlek. Surprisingly, aku langsung disandingkan dengan salah satu wajah perusahaan yang kelasnya nggak main-main pada saat itu.

Bekerja di perusahaan asing, pihak kantor kemudian memberikan fasilitas gratis setiap karyawan mengikuti les bahasa inggris. Menggandeng youtuber guruku Mr.D yang merupakan bule asal Amerika, kami kerap memanggilnya dengan sebutan Mr. Denise. Bahkan, aku di taruh di kelas Pre-Intermediated Level 3rd Bussiness English Communication Skills. Terbiasa dengan aturan masuk kantor jam 9 pagi, kelas belajar mengajar tersebut kemudian diadakan setiap jam 7 pagi di AXA Tower lantai 32. 

Sudah barang tentu, Mall Kuningan City merupakan lintasan kami setiap harinya. Tak jarang ketika ada event baru yang diadakan dengan menyajikan tema spot foto andalan, kami pun mengabadikan momen bersama di sana.

Satu kelas dengan level menejer ke atas

Satu dari sekian banyak keseruan berada di tengah-tengah tim kerja yang kompak, di event-event tertentu Leader perempuan kami biasanya menyerukan untuk kenakan outfit dengan tema serupa, bahkan tak jarang beli baju samaan.

Terbiasa masuk ke ruangan meeting satu ke tempat lainnya juga menjadi gaya hidup lain perkantoran pada umumnya. Bekerjasama dengan pihak AXA Tower, meeting lainnya pun juga sering dilakukan di gedung tinggi tersebut.

Tak hanya bertemu rekan-rekan lapangan saat meeting bulanan, setiap hari akan selalu ada perwakilan region datang ke kantor untuk menyerahkan dokumen seperti ini.

Satu dari sekian tradisi kehidupan perkantoran lainnya adalah Town Hall meeting di tengah bulan ramadhan dimana ajang mempertemukan CEO dengan para karyawan, termasuk FO. 

Field Ops Jakarta

Menjalani puasa ramadhan di tengah kesibukan bekerja, kebiasaan makan siang ke belakang ITC Kuningan atau Mall Ambassador berubah seketika menjadi borong takjil di sore hari. Alih-alih mengandalkan OB di kantor, ini menjadi ajang bagi ku dan rekan lain untuk cabut di jam kerja di tengah padatnya pekerjaan. Selain suka kabur-kaburan ke Carefour atau sekedar mengelilingi toko baju. Tiba-tiba beli baju, tiba-tiba beli sepatu, mendadak belanja kerudung bareng karena nemu harga discount, kehidupan keluar masuk mall dan juga sambangi Cinema XXI Kuncit untuk update film terbaru bukan lagi suatu hal yang asing. 

Tak hanya curi-curi waktu di tengah jam kerja, dinner atau sekedar nongkrong dan karaokean menjadi satu dari sekian banyak aktivitas yang kerap dilakukan bersama tim kerja. Bahkan tak jarang, bos pun ikut-ikutan terlibat.

Kawasan Tebet selalu jadi pilihan terbaik untuk nongkrong, dinner hingga karaokean

Bak sebuah tradisi, satu dari sekian agenda tahunan kantoran adalah gathering divisi hingga department yang selalu diadakan di luar kota. Di tahun pertama bergabung, aku ikut serta kumpul bersama yang di kemas dalam acara rekreasi, games outbound hingga staycation di sebuah resort di Puncak, Bogor.

Keseruan bareng bos bule yang mau-mauan diajak selfie

Staycation di Villa Lingga

Comments