Foto jelang nikah di tempat karya seniman kontemporer YAYOI KUSAMA

MONOCHROME & SIMPLY
adalah tema yang paling pas untuk menggambarkan karakter kita berdua

Kali ini aku menggandeng Monica untuk project prewed seharian di Museum MACAN. 

Pemotretan disela-sela kunjungan ke museum karya salah seorang seniman asal Jepang menjadi ide yang cukup brilian, sembari menikmati pameran lukisan, patung, video dan infinity Mirrored Rooms. 

Lantas, ini dia penjelasan dari tema dan karya yang ditampilkan: Life is The Heart of a Rainbow - YAYOI KUSAMA.

1. Infinity Nets

Karya Yayoi Kusama yang dibuat sejak 1950 adalah menampilkan seri lukisan yang diciptakan dalam melintasi berbagai medium, spektrum warna dan skala.

2. Love Forever

Seri ini dapat dilihat pada karya yang dikembangkan dari gambar monokrom yang di buat dari pena tahun 2004 hingga 2007. Dan ditampilkan bersama kotak intip yang bertajuk I Want to Love on a Festival Night (2017).

3. Eternal Soul

Karya seni berseri monumental ini di mulai pada 2009 lalu.

4. Floating Garden

Terlepas dari tema dan karya - karya luar biasa seorang legend bernama Yayoi Kusama di atas, kami pun mengabadikan beberapa momen lain di sini. Berikut beberapa tema gambarnya:

5. Crowd

POEM created by me.

Bagaikan mimpi/ hanya saja terasa nyata//

Walau sedih dan bahagia datang silih berganti/

Aku disini/ akan selalu menemani// 

Hffft. . . (Hembusan nafas)

Orang kerap bertanya/ Mengapa aku mencintaimu?//

Itu karena/ kamulah yang selalu menemaniku dalam petualang menakjubkan ini// 

Kemarin/ hari ini/ dan seterusnya//

Dan takdirku/ hanya ingin sehidup semati bersamamu//

Jika kehidupan berikutnya memang masih ada/ 

Aku tetap ingin terlahir sebagai pasanganmu///

Thanks to :

MUSEUM MACAN

You made my photo series was wonderfull.

Cerita di balik proses produksi:

  • Rencana ke Museum Macan sudah ada sejak lama bahkan sebelum event Yayoi Kusama diselenggarakan. Sayangnya setelah kembali dibuka, ada beberapa spot yang sudah di ganti dengan tema baru.

  • Sesampainya di lokasi, ada perasaan kecewa saat ketentuan mengenai larangan penggunaan kamera profesional DSLR yang tidak lagi diperkenankan selama berada di dalam Museum.

  • Lupa reservasi dan datang di high-season menyebabkan antri yang begitu panjang hingga harus menunggu giliran 6 jam hanya untuk masukke ruangan yang hanya diperbolehkan selama 2 jam. Bahkan, aku harus urung saat ingin memasuki Infinity Room. 

Avi:

Long Hemispheres : ZARA

Denim : Levis 501

Shoes : Converse Chuck Taylor

Hari :

Black Shirt : H&M

Denim Skinny : ZARA

Shoes : Bro.do

Comments