Daily office makeup products
Semakin kesini, make-up sepertinya sudah menjadi kebutuhan dasar di kehidupan sehari-hari (generally). Terkesan begitu penting, selain menunjang penampilan bahkan pengaplikasian riasan di bagian wajah sudah menjadi rutinitas pagi, salah satunya bagi wanita kantoran yang harus berangkat kerja di luar rumah. Lantas seperti apa persiapan yang dilakukan serta apa saja riasan yang biasa ku gunakan? Simak ulasan berikut.
Pertama : Wajah
Prime: Dalam penggunaan sehari-hari, Prime dikenal sebagai base make - up paling umum. MAC Prime Prep spray ini digunakan sebelum mengaplikasikan foundation (before - after), sama halnya seperti penerapan setting spay untuk hard make-up dalam berias. Anyway, dari 4 pilihan aroma MAC Prep Prime yang tersedia, aku memutuskan membeli varian Lavender yang wanginya terkesan begitu elegan.

Foundation: Setelah Prime mulai kering, untuk menunjang penampilan medium to high coverage aku biasanya mengaplikasikan foundation F1 Rose Ivory berbahan liquid secara perlahan ke permukaan wajah menggunakan spons hingga merata. Namun bagiku, foundation sifatnya opsional.
Loose Powder: Biasanya aku hanya menaburi loose powder yang extra light di area muka dan leher hingga merata karena terdapat kandungan mineralize foundation yang sudah mengcover area pori-pori agar tertutup dan membuat penampilan menjadi flawless.
Baca juga: Cek harga terbaru M.A.C Cosmetic Mineralize Loose Powder Foundation
Review jujur: MAC loose powder benar - benar bisa membuat wajah terasa lebih kenyal. Apalagi di diiringi pemakaian Prime secara rutin, muka tampak lebih glowing. Tapi bagi sobat missqueen seperti ku bisa beli dua produk itu harus nabung ekstra keras dulu sih.
Kits
- Sponge: Berbeda dengan brand make-up pada umumnya, MAC tidak menjual powder include sponge, oleh karenanya aku harus membeli secara terpisah. Beralih ke merk lain, alih-alih menggunakan beauty blender, aku justru lebih antusias menggunakan Innisfree powder sponge. Selain praktis, produk asal Korea Selatan satu ini terasa cukup lembut ketika diaplikasikan di wajah.
- Brush: Untuk kepentingan pengaplikasian blush on, lipstick, eye brow hingga eye shadow, aku menggunakan kits Powder asal Jepang, Masami Shouko.
Baca juga: Cek harga terbaru Black 5P Brush-Set Masami Shouko
Riasan
Blush-on: Meninggalkan basic make-up, aku mulai bermain riasan di area pipi menggunakan Bronzing Pearls dengan pilihan warna Natural Peach. Bak sudah menjadi identitas, seringkali aku membaluri tulang pipi yang terletak persis di bawah area mata dengan warna merona daripada memoleskannya di bagian samping di dekat pangkal telinga.
Baca juga: Cek harga terbaru Giordani Gold Bronzing Pearls
- Highlighter: Sesekali, aku juga suka menabur highlighter sebagai pengganti blush-on untuk dijadikan riasan ke pesta. Agar memberikan kesan tirus, L'Oreal Rose N202 Powder Glow Illuminator ini juga bisa diaplikasikan sebagai shading hidung agar terlihat lebih mancung.
Kedua : Mata
Inti dari riasan wajah ku sebenarnya terletak di area mata. Memutlakkan mascara di setiap penampilan, ternyata ini dia rahasia agar tidak too-much dalam berias:
- Mascara: Ketika aku menggunakan hard-lip (red, maroon lipstick), maka sebisa mungkin aku berusaha menonjolkan sisi polos di bagian mata dan semata mengandalkan maskara.
- Eye shadow: Atau pilih salah satu, mengaplikasikan eye shadow atau eyeliner?
- Eyeliner: Lain cerita jika aku sedang ingin bermain menggunakan eyeliner cat eye, biasanya aku tidak lagi menambahkan eye shadow. Garis mata yang dibikin bold dengan tampilan dark biasanya kerap di mix dengan Nude Lip agar tetap balance.
- Penjepit bulu mata: Nude lip juga cocok dipadupadankan dengan penggunaan softlens di hiasan mata. Biasanya, aku tidak lagi menggunakan eyeliner namun cukup bantuan penjepit bulu mata saja agar tidak terlalu over
Harap maklum jika produk alis ku sudah hancur - hancuran, ya:)
Tips membuat alis
- Gunakan kuas alis yang ujungnya sedikit runcing
- Membuat pola: Mau menggunakan pomade ataupun pensil alis, pastikan melukis kerangka alis terlebih dahulu sebelum perlahan mengukir dari ujung belakang.
- Memulai dari bagian belakang: Jangan pernah mencoret alis di bagian awal atau pangkal agar hasilnya tidak tumpul! Coba untuk mengukir dari ujung belakang menggunakan pomade dengan melukis sesuai bentuk yang diinginkan. Dikarenakan rambut alis ku yang tipis dan gak terlalu berantakan jadinya aku cukup mengikuti bentuk alis
- Ratakan: Setelah pola yang diinginkan sudah terbentuk, ratakan polesan pomade secara perlahan dari sisi samping dan perlahan coba masuk ke bagian tengah
- Sisir di bagian pangkal: Saat memasuki bagian depan alis, sisir secara halus terutama di bagian pangkal. Pastikan sejajar dengan ujung mata bagian dalam agar tidak terkesan over
- Menegaskan warna alis: Jika perlu, tambahkan brow powder untuk menegaskan alis. Biasanya aku menggunakan type Blonde - Light Taupe / Ash Blonde dari NYX.
- Aplikasikan brow gel agar alis tahan lama
Ketiga : Bibir
- Dalam keseharian, aku lebih suka menggunakan lip-matte daripada tint
- Menonjolkan lip warna Coklat/Taupe/Nude tampaknya sudah menjadi identitas
Ini dia beberapa produk lipstick/lipmatte yang biasa ku gunakan:
L'Oreal 243 Sweet lIquor, NYX London, Cannes, Wardah No. 11, Oh so nude!
Selain bermain di zona nyaman, aku punya beberapa lipstik jenis glossy merk Clinique yang Bamboo Pink dan Yves Saint Laurent Rouge Pure Shine Sheer Lipstick hingga penggila NYX.
Tidak hanya bermain di warna nude dan pink, untuk kondisi tertentu aku juga kerap bermain di warna dark-red seperti NYX Copenhagen, L'Oreal Color Riche Matte 266 Pure Rouge, and 240 Crimson En Scene.










Comments