Rayakan ulang tahun ke 25

Merayakan keberlangsungan hidup selama seperempat abad bersama sahabat merupakan hal indah yang tidak pernah direncanakan sebelumnya karena semua mengalir begitu saja. Satu hal berharga yang patut ku syukuri dalam hidup adalah setiap aku pulang dan menginjakkan kaki di kampung halaman, masih ada teman - teman yang antusias dan selalu meluangkan waktu untuk bertemu. 

Biasanya aku selalu menyempatkan 1-2 kali setahun untuk pulang ke rumah bertemu dengan ibu dan keluarga lainnya. Namun kali ini sedikit berbeda karena lebih mempersiapan pernikahan yang akan diadakan dua bulan lagi, ya dengan segala keterbatasan waktu aku mulai menyicil satu per satu apa yang musti dipersiapkan termasuk mencetak undangan pernikahan. 

Sore itu, aku ditemani:

  • Dori : Sahabat paling effort! Bela - belain dari Pasaman ke Padang hanya sekedar menemui teman yang kerap menyusahkan hidupnya. Sosoknya yang selalu terima apa adanya si Avi. So far, dia teman perempuan yang sampai detik ini masih bertahan untuk selalu dicengin, bagaimanapun bentuk becandaan ku sama sekali tidak pernah membuatnya marah, sekalipun kerap berkorban karena sifat tidak enakannya, entahlah dengan isi hatinya. Aku bersyukur diberi teman sebaik dia, tidak hanya Dori saja ada juga;

  • Lisa : teman tomboy ku yang bertransformasi menjadi lebih syar'i dan wawasan luas yang menjadi daya tariknya. Aku bersyukur bisa punya teman yang tidak cuma akrab dengan anaknya saja, tapi juga mamanya. Sosok yang menyaksikan sendiri bagaimana perjuanganku untuk mendapatkan kembali lembar ijazah usai berurusan dengan jurusan di kampus. 

  • Zora : meskipun tidak terlalu akrab dari awal tapi kehadirannya membuat pertemanan kampus ku cukup berwarna karena anaknya yang rame dan seru untuk membahas suatu hal konyol. 

Kemudian teman cowok yang turut berdatangan ke tempat yang sudah ditentukan, Kuali Nyonya, Olo - Padang.

  • Vindo : sama-sama berasal dari Solok, Vindo menjelma jadi adik kelas yang mendadak se-angkatan di kampus. Sosoknya kerap menjadi objek ceng-cengan karena kisah percintaannya yang selalu menjadi lelucon di kelas. 

  • Dona : si usil yang luar biasa dan selalu menghibur teman - teman di kelas.

  • Rahmat : anak Tekhnik Sipil yang tadinya berpacaran dengan salah satu teman kelas, kemudian menjadi akrab dan nikahin teman kelas lainnya.
Di tengah-tengah pertemuan, siapa sangka mereka menyediakan surprise kue ulangtahun. 

Aku benci perayaan sebelumnya, bahkan bisa dibilang hidup ku tidak pernah semeriah ini. Biasanya, setiap tahun perayaan tambah umurku selalu berbalur harapan dan do'a-do'a panjang, namun kali ini ada sajian kue kekinian. Jika boleh jujur, aku baru 2 kali merayakan ulang tahun dan mengundang teman-teman sebaya, dua kali pula aku diberi hidangan kue seperti ini oleh teman kampus yang merangkap sudah seperti keluarga. 

📍KUALI NYONYA
Jl. Olo Ladang, Olo, Kec. Padang Baru
Padang, Sumatera Barat

Comments