Tea Drinking at Coffee Shop
Mengingat pertemuan ini sangatlah jarang bahkan untuk pertama kalinya bisa bertemu dengan mereka yang sudah cukup lamaku kenal, jadi tidak hanya sekedar eksplore tempat baru saja yang menjadi prioritasku ketika berada di Pulau Dewata, tapi juga quality time. Setelah meninggalkan klub malam, selanjutnya aku bersama rombongan lain memutuskan untuk mencari lokasi yang jauh dari hingar bingar seperti lokasi sebelumnya yang sudah didatangi. Bahkan, malam itu keputusanku serahkan sepenuhnya kepada mereka yang lebih paham lokasi di sini. Bergeser sedikit melewati Seminyak village, mad pops dan boutique di sepanjang jalan Kayu Aya - Seminyak. Ada satu tempat yang instagramable meskipun harus memasuki gang kecil terlebih dahulu, kemudian menjadi tempat persinggahan kami malam itu, Revolver Espresso Bali.
Ngobrol dan ditemani secangkir kopi, wah saik banget pastinya. Namun lagi - lagi fisikku tidak kuat saat kafein mengalir di dalam tubuh bahkan espresso sekalipun. Alhasil Revolver Iced Tea menjadi pilihan buat menemani malam hari.
Sepertinya tempat ini lebih sering dikunjungi turis di siang ataupun sore hari. Terbukti, malam ini cuma rombonganku saja yang menjadi tamu karena di jam - jam 10 - 2 malam wisatawan lebih banyak mengincar night club ketimbang coffee shop. Di tempat ini pula, aku bersama teman kantor bebas bercerita. Suasana mendukung hingga cocok untuk dijadikan tempat chit-chat, pokoknya pertemuan dengan mereka membuat aku bersama yang lain jadi lupa diri. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 pagi, itu artinya masing - masing kami harus pamit dan berpisah.
Namun sebelum pulang, mengabadikan momen menjadi sebuah keharusan.





Comments