Mengitari pusat perbelanjaan terpopuler di Singapura

Apa yang muncul di dalam pikiran kalian jika mendengar kata - kata belanja?  

Waw! Seketika kata kerja itu membuat aliran darahku langsung naik ke otak, semangat ku begitu membara dan langsung mengiyakan ajakan Erma liburan menggunakan passport ke Singapore. Usai disibukkan dengan itinerary, aku juga tidak lupa mengajukan kenaikan limit credit card agar bisa berbelanja lebih banyak, and approved it.

Mendekati jadwal kepulangan ke Indonesia, jika Elma memilih belanja oleh - oleh seperti cokelat, cinderamata dan pernak - pernik bernuansa negara Singapura di Mustafa Center dan Haji Lane, lain halnya denganku. Anyway, pada dasarnya aku typical orang yang lebih menikmati diri sendiri, berbelanja untuk diri sendiri, tidak ingin repot untuk membawa banyak kantong belanjaan apalagi sekedar memikirkan oleh - oleh untuk orang lain. Hehe ini sih namanya antara pelit atau perhitungan banget yah! Setelah sampai di dalam Mall, ada beberapa tempat yang ingin sekali untuk dikunjungi :

Garrett Popcorn

Sama dengan turis lainnya ketika berkunjung ke SG, hal yang paling dicari ialah popcorn hits satu ini. Sebelumnya aku bisa tahu jajanan autentik ini berkat rekomendasi seorang rekan yang sering bolak - balik Singapore karena jadwal penerbangan sebagai seorang Flight Attendant. Dari banyaknya pilihan, ia merekomendasikan ku berondong jagung rasa chicago mix. 

Sephora

Jika melakukan perbandingan dengan Sephora yang ada di Indonesia, counter di SG jauh lebih besar. Sepanjang mata memandang kita bisa menyusuri satu per satu produk mana yang ingin dilihat.

Belanja di Sephora Ion Orchard Singapore

Charles & Keith

Berkesempatan mengunjungi langsung ke negara asal brand C&K, ternyata koleksi Charles & Keith jauh lebih banyak daripada di Jakarta. 

Levi's

Mengurungkan niat membeli salah satu koleksi denim menjadi keputusan terbaik yang pernah ku buat, meskipun harganya jauh lebih murah di SG daripada di Plaza Senayan. 

Pull & Bear

Ice Cream 1$

Setelah lelah bercampur puas mengitari Ion Orchard yang cukup besar ini dan menelusuri satu per satu counter akhirnya aku dan Elma memutuskan untuk keluar dari gedung tersebut.

Disana, kami menemukan salah satu penjual ice cream yang sepertinya selalu stay di tempat yang tidak jauh dari pintu keluar mall. Kebetulan sekali perut butuh asupan sebelum memutuskan untuk makan di Restoran India di dekat hotel penginapan nantinya. Saking laparnya, aku tidak sempat mengabadikan foto ice cream, gerobak, penjual atau suasana di sekitar.

Ji - Orchard

Foto di patung Ji-Orchard Singapura

Tidak lupa secara bergantian kami pun mengabadikan momen di patung hits yang selalu menjadi destinasi wisatawan jika berkunjung ke sekitar st Orchard Road. 

Pada dasarnya, negara ini tidak jauh berbeda dengan gaya hidup metropolitan yang ku lalui di Jakarta. Kehidupan urban seperti hectic-nya kehidupan perkantoran di tengah gedung - gedung tinggi, sarana transportasi yang berbasis online, kerap menemukan orang-orang dengan cara berpakaian yang modis nan branded hingga gaya hidup manusia modern yang tidak pernah lepas dari kecanggihan teknologi.

📍ION ORCHARD SHOPPING MALL
(sebelah stasiun MRT Orchard Road)
2 Orchard Turn Ion Orchard Kawasan Boulevard, Singapore

Comments